BSU 2025 Tersalurkan 93,79%, Pos Indonesia Optimistis Tuntas 100% dalam 5 Hari

Minggu, 03 Agustus 2025 - 12:15 WIB
loading...
BSU 2025 Tersalurkan...
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran BSU di Kantorpos KCU Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 guna menjaga daya beli pekerja dan memperkuat perlindungan sosial. Hingga akhir Juli, penyaluran BSU secara nasional tercatat telah mencapai 93,79 persen.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, dari total 15,9 juta pekerja yang memenuhi kriteria, sebanyak 14,95 juta orang telah menerima bantuan. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam merealisasikan program tersebut secara tepat sasaran.

"BSU adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada para pekerja, khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Menaker Yassierli dalam agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran BSU di Kantorpos KCU Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam pernyataan yang diterima, Minggu (3/8).

Baca Juga: Dana BSU Bisa Hangus jika Tak Diambil di Kantorpos, Catat Batas Waktunya

Program BSU tahun ini diluncurkan pada Juni 2025 dengan alokasi anggaran sebesar Rp10,3 triliun. Setiap pekerja menerima bantuan sebesar Rp600 ribu yang dibayarkan sekaligus untuk dua bulan. Dana BSU bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dari iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Meskipun penyaluran berjalan baik, Yassierli mengakui masih ada tantangan, terutama dalam menjangkau penerima di daerah terpencil. Untuk itu, berbagai upaya percepatan terus dilakukan, seperti memperpanjang jam operasional, membuka layanan akhir pekan, hingga menerapkan sistem "jemput bola" ke lapangan.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya penggunaan dana BSU secara bijak dan produktif. "Jangan dipakai untuk judi online. Kalau ketahuan, bantuannya bisa dicabut. Gunakanlah untuk sembako, keperluan sekolah anak, atau hal produktif lainnya," tegas Gibran di hadapan para pekerja penerima BSU.

Gibran juga meminta dukungan penuh dari para kepala daerah dan jajaran BUMN untuk memastikan penyaluran BSU tuntas 100 persen. Ia menekankan pentingnya kolaborasi hingga ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terpencil) agar tidak ada pekerja yang tertinggal.

Baca Juga: Percepat Penyaluran BSU, Pos Indonesia Jemput Bola dan Optimalkan Pospay

Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Endy Abdurrahman, menyampaikan pihaknya optimistis dapat menuntaskan penyaluran dalam lima hari ke depan, yaitu hingga 6 Agustus 2025. "Kami sudah gunakan semua jalur, dari pengumuman di radio, media sosial, hingga menghubungi penerima langsung satu per satu lewat telepon. Komitmen kami jelas, penyaluran BSU harus 100 persen," ujar Endy.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, melaporkan bahwa capaian penyaluran BSU di NTB telah melampaui rata-rata nasional, yakni 93,8 persen. Di Kota Mataram, angkanya bahkan lebih tinggi, mencapai 94,3 persen. "Kita akan tetap lakukan jemput bola, bahkan hingga ke laut bagi para nelayan, atau ke kebun bagi pekerja perkebunan," kata Indah.

Ia mengimbau para pekerja yang merasa memenuhi kriteria untuk segera mengecek status penerimaan melalui kanal resmi Kemenaker, Pos Indonesia, maupun BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan Monev di Mataram dihadiri oleh 200 pekerja penerima manfaat yang sebagian memberikan testimoni langsung kepada Wapres Gibran mengenai manfaat yang mereka rasakan. Program BSU diharapkan dapat menjaga daya beli dan memperkuat jaring pengaman sosial nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Kolaborasi BTN dan PosIND,...
Kolaborasi BTN dan PosIND, Perluas Jangkauan Nasabah hingga Wilayah 3T
Ramai Kabar Bantuan...
Ramai Kabar Bantuan Subsidi Upah 2026 Segera Cair, Kemnaker Angkat Suara
Penyaluran BLT Kesra,...
Penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia Antarkan ke Lokasi Pengungsian
Mensos Tinjau Penyaluran...
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra, PosIND Target Rampung Akhir November
Soroti Penyaluran Bansos...
Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi Kemensos
Melalui PosIND Pemerintah...
Melalui PosIND Pemerintah Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Alam di Pidie Jaya
Rumah Zakat Salurkan...
Rumah Zakat Salurkan Donasi BTN dan Pos Indonesia untuk Pemulihan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Breaking News! Silmy...
Breaking News! Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved