Kredit Perbankan Tumbuh 7,77%, Capai Rp8.059 Triliun per Juni 2025
Senin, 04 Agustus 2025 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan kepemilikan, bank umum swasta nasional domestik mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 10,78 persen YoY. Sementara dari sisi kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 10,78 persen, sedangkan kredit UMKM hanya naik 2,18 persen.
Dari sisi sektor ekonomi, sejumlah bidang mencatatkan pertumbuhan kredit dua digit. Sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 20,69 persen, jasa tumbuh 19,17 persen, transportasi dan komunikasi 17,94 persen, serta sektor listrik, gas, dan air tumbuh 11,23 persen.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 6,96 persen YoY menjadi Rp9.329 triliun. Komponen giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 10,35 persen, 6,84 persen, dan 4,19 persen.
Baca Juga:Riduan Resmi Jadi Dirut Bank Mandiri Baru Gantikan Darmawan Junaidi
Dampak dari penurunan BI Rate mulai terasa dengan turunnya rerata suku bunga kredit perbankan sebesar 11 basis poin menjadi 8,99 persen, terutama akibat turunnya bunga kredit produktif. Suku bunga DPK juga mulai menurun dibanding bulan sebelumnya.
Dari sisi sektor ekonomi, sejumlah bidang mencatatkan pertumbuhan kredit dua digit. Sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 20,69 persen, jasa tumbuh 19,17 persen, transportasi dan komunikasi 17,94 persen, serta sektor listrik, gas, dan air tumbuh 11,23 persen.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 6,96 persen YoY menjadi Rp9.329 triliun. Komponen giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 10,35 persen, 6,84 persen, dan 4,19 persen.
Baca Juga:Riduan Resmi Jadi Dirut Bank Mandiri Baru Gantikan Darmawan Junaidi
Dampak dari penurunan BI Rate mulai terasa dengan turunnya rerata suku bunga kredit perbankan sebesar 11 basis poin menjadi 8,99 persen, terutama akibat turunnya bunga kredit produktif. Suku bunga DPK juga mulai menurun dibanding bulan sebelumnya.
Lihat Juga :