Larang Komisaris BUMN dan Direksi Dapat Bonus, Danantara Menutup Celah Penyimpangan

Senin, 04 Agustus 2025 - 16:03 WIB
loading...
Larang Komisaris BUMN...
Surat Edaran BPI Danantara yang melarang pemberian tantiem, insentif kepada dewan komisaris BUMN dan direksi dinilai bentuk komitmen pembenahan menyeluruh di lingkungan BUMN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara ( BPI Danantara ) mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada KementerianBUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan anak usaha BUMN untuk menghentikan sementara pemberian tantiem, insentif dan/atau penghasilan dalam bentuk lainnya kepada dewan komisaris BUMN dan direksi anak usaha BUMN.

Komisaris Independen Id Food, Hendarsam Marantoko memberikan apresiasi dan dukungannya atas Surat Edaran BPI Danatara sebagai komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan BUMN.

“Kita harus jujur, tata kelola BUMN kita selama ini masih jauh dari prinsip good corporate governance (GCG). Di lapangan kerap dijumpai tindakan manipulatif untuk mengaitkannya dengan kinerja perusahaan. Seolah untung, lalu direksi dan komisarisnya dapat tantiem,” ungkap Hendarsam dalam keterangannya.

Baca Juga: Komisaris dan Direksi BUMN Tak Lagi Terima Tantiem, CIO Danantara: Pendapatan Bulanan Tetap Layak

BPI Danantara menemukan beberapa modus-operandi yang umumnya digunakan untuk mengejar tantiem. Seperti membuat laporan keuangan yang didasarkan pada aktivitas semu pencatatan, pengakuan pendapatan sebelum waktunya, termasuk tidak mencatatkan beban untuk memperbesar laba perusahaan.

“Praktik menyimpang itu jelas tindak pidana pemalsuan dan korupsi. Perilaku semacam ini seolah menjadi warisan turun temurun. Tapi tentu tidak dengan pemerintahan Prabowo Subianto. Komitmen beliau tegas, jangan memupuk perilaku koruptif, jangan ada sepeserpun uang rakyat digarong!” ujar Hendarsam.

Hendarsam juga membandingkan sumbangan industri rokok yang jauh lebih besar dari sumbangan BUMN. Sumbangan BUMN terhadap pendapatan negara berkisar Rp80 triliun. Sementara industri rokok memberikan kontribusi mencapai Rp250 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved