LKPP Akselerasi Belanja Pemerintah dengan Platform Digital

Senin, 04 Agustus 2025 - 16:55 WIB
loading...
LKPP Akselerasi Belanja...
Temu Bisnis Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terus mengoptimalkan belanja negara dengan mendorong pemanfaatan produk dalam negeri (PDN) melalui platform digital. Upaya ini diwujudkan melalui acara Temu Bisnis Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi, menyatakan bahwa digitalisasi menjadi kunci untuk mempercepat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Platform digital yang dikembangkan, seperti Katalog Versi 6 dan berbagai lokapasar (e-marketplace) mitra LKPP, diharapkan dapat mempermudah transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Digitalisasi adalah syarat wajib agar kita bisa bersinergi dengan cepat dan tepat. Platform yang kita kembangkan lewat katalog versi 6, dan yang juga dikembangkan rekan-rekan (mitra LKPP RI) melalui e-marketplace, merupakan terobosan untuk mempermudah transaksi," ujar Hendrar dalam pernyataannya, Senin (4/8).

Baca Juga: LKPP Sosialisasi RUU PBJ Publik, Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Fokus Utama

Menurut Hendrar, regulasi yang jelas dan sistem yang terstruktur telah disiapkan untuk memastikan pejabat pengadaan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat bertransaksi tanpa ragu. Pemanfaatan e-purchasing dan e-marketplace menjadi jalur utama untuk membelanjakan anggaran negara secara efisien dan transparan.

"Aturan sudah sangat jelas, begitu pula tugas dan tanggung jawabnya. Bagi para pejabat pengadaan, jangan pernah ragu bertransaksi sepanjang aturannya diikuti, terutama di wilayah e-purchasing atau e-marketplace," tegasnya.

Lokapasar yang kompetitif, kata Hendrar, akan terbentuk seiring semakin banyaknya penyedia, khususnya UMKM, yang bergabung dan menyediakan produk dalam negeri. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor domestik.

Ketua Umum Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Andi Zabur Rahman, menambahkan, kolaborasi IAPI dengan Kadin Indonesia memperkuat peran strategis ICEF-IPFE. Ia berharap forum ini dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen melalui penguatan rantai pasok dalam negeri dan pemberdayaan penyedia lokal.

Salah satu peserta pameran, Mbizmarket, yang merupakan mitra LKPP RI, menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pengadaan pemerintah. CEO & Founder Mbizmarket, Ryn Hermawan, menjelaskan bahwa platformnya dirancang untuk mempermudah transaksi pengadaan, memastikan efisiensi dan transparansi.

"Dengan transformasi digital, belanja APBN/APBD kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan transparan. Cukup dengan klik melalui Mbizmarket, anggaran bisa dibelanjakan secara efisien, cepat, dan tepat melalui penyedia UMKM yang telah bergabung," jelas Ryn.

Baca Juga: Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp211,5 Triliun, Paling Boros Buat Gaji PNS dan Bansos

Mbizmarket juga memfasilitasi pejabat pengadaan untuk mengidentifikasi produk dalam negeri dengan mudah, berkat penanda Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tersedia di platform. Selain itu, platform ini bertindak sebagai pemungut pajak (WAPU), sehingga memudahkan penyedia dan pembeli dalam urusan administrasi perpajakan.

Penyelenggaraan ICEF-IPFE 2025, yang didukung oleh LKPP RI, IAPI, Kadin Indonesia, serta berbagai pihak, menjadi momentum penting untuk menguatkan komitmen bersama dalam mendorong pemanfaatan produk dalam negeri. Acara ini diyakini menjadi katalisator utama bagi akselerasi transformasi digital pengadaan dan penguatan ekonomi nasional, sebagai langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi,...
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi, Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved