Filipina, Pembeli Beras Terbesar di Dunia Hentikan Impor selama 60 Hari
Rabu, 06 Agustus 2025 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Impor Beras RI Sepanjang 2024 Naik Jadi 3,85 Juta Ton, Nilainya Tembus Rp37,6 Triliun
Pemerintah Filipina menargetkan untuk memproduksi rekor 20,46 juta ton padi untuk tahun penuh 2025. Angka ini menunjukkan optimisme Manila terhadap kapasitas produksi pertaniannya. Meski demikian, Presiden Marcos Jr. menyatakan bahwa saat ini belum waktunya untuk membahas kenaikan tarif pada beras impor. "Kita masih akan lihat apakah kita perlu sampai ke sana," kata Marcos Jr. seperti dikutip dari The Straits Times dari Bloomberg, Rabu (6/8).
Pemerintah Filipina tahun lalu juga telah mengurangi bea masuk beras menjadi 15 persen dari 35 persen. Kebijakan ini berlaku hingga tahun 2028 dan merupakan upaya untuk mengekang laju inflasi yang sempat melonjak akibat harga beras.
Sebagai dampak dari perbaikan pasokan dan kebijakan pemerintah, harga beras di Filipina tercatat mengalami penurunan sebesar 15,9 persen pada Juli memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen di negara tersebut.
Pemerintah Filipina menargetkan untuk memproduksi rekor 20,46 juta ton padi untuk tahun penuh 2025. Angka ini menunjukkan optimisme Manila terhadap kapasitas produksi pertaniannya. Meski demikian, Presiden Marcos Jr. menyatakan bahwa saat ini belum waktunya untuk membahas kenaikan tarif pada beras impor. "Kita masih akan lihat apakah kita perlu sampai ke sana," kata Marcos Jr. seperti dikutip dari The Straits Times dari Bloomberg, Rabu (6/8).
Pemerintah Filipina tahun lalu juga telah mengurangi bea masuk beras menjadi 15 persen dari 35 persen. Kebijakan ini berlaku hingga tahun 2028 dan merupakan upaya untuk mengekang laju inflasi yang sempat melonjak akibat harga beras.
Sebagai dampak dari perbaikan pasokan dan kebijakan pemerintah, harga beras di Filipina tercatat mengalami penurunan sebesar 15,9 persen pada Juli memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen di negara tersebut.
(nng)
Lihat Juga :