UMKM Larantuka Tembus Pasar Global Berkat Semangat dan Digitalisasi

Rabu, 06 Agustus 2025 - 18:57 WIB
loading...
UMKM Larantuka Tembus...
UMKM asal Larantuka, Flores Timur, NTT, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus pasar global. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Dua Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus pasar internasional. Kedua UMKM tersebut adalah Ninisari Tenun, yang fokus pada penjualan kain tenun khas NTT, dan Nagi Karunia Jaya, produsen makanan ringan oleh-oleh tradisional khas Larantuka.

Kesuksesan ini diungkapkan secara kompak oleh Santi Ninisari, pendiri Ninisari Tenun, dan Nathalia, pendiri Nagi Karunia Jaya. Keduanya menekankan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari semangat pantang menyerah, pemanfaatan akses promosi melalui media sosial, serta dukungan layanan logistik yang cepat, aman, dan terjangkau.

Santi Ninisari menjelaskan bahwa Ninisari Tenun didirikan dengan misi mulia untuk melestarikan kekayaan tenun khas NTT. Selain itu, UMKM ini juga bertujuan memberdayakan para penenun lokal dari berbagai daerah di sekitar Flores Timur, seperti Adonara, Maumere, Ende, dan Solor.

Baca Juga: BPJPH Dorong Produk Lokal Lampung Tembus Ekspor Melalui Sertifikasi Halal

Di tengah kesibukannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Santi secara rutin mempromosikan produk tenunnya melalui berbagai platform media sosial. Demi meringankan beban para penenun lokal, ia juga secara langsung menjemput hasil tenun setiap pekan untuk kemudian didistribusikan.

"Awalnya dulu hanya jualan di depan rumah, pembelinya warga lokal atau tamu yang sedang berkunjung ke Larantuka. Tapi sekarang sudah online juga dan bisa kirim ke luar daerah bahkan sampai ekspor," kata Santi dalam keterangan resminya pada Rabu (6/8).

Sementara itu, Nathalia dari Nagi Karunia Jaya fokus pada penjualan oleh-oleh khas Larantuka, seperti kacang mete, jagung titi, dan kopi. Bahan baku produk-produknya sepenuhnya berasal dari petani lokal. Bagi Nathalia, menjalankan bisnis adalah bagian dari ibadah, sehingga misinya adalah memberdayakan petani di Larantuka.

“Saya bersyukur oleh-oleh khas Larantuka mendapat respons positif dari pasar nasional. Sekarang pembeli datang dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Makassar, dan lainnya," ujar Nathalia. Ia menambahkan bahwa kecepatan dan keterjangkauan layanan pengiriman menjadi kunci penting bagi UMKM seperti Nagi untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Faktor inilah yang kemudian ditangkap oleh Lion Parcel sebagai mitra logistik strategis yang mendukung pelaku usaha lokal dalam menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk hingga mancanegara.

Kenny Kwanto, Chief Marketing Officer Lion Parcel, menyatakan bahwa logistik memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya di wilayah Indonesia Timur. "Di tengah era digital, kecepatan dan keandalan pengiriman menjadi faktor penting dalam keputusan belanja konsumen," ujarnya.

Baca Juga: Kisah UMKM di Sitaro Sukses Pasok Program MBG Berkat KUR BRI

Dengan jangkauan pengiriman yang mencakup 98 persen wilayah di Indonesia dan lebih dari 50 negara internasional, Kenny menyebut Lion Parcel turut mendukung UMKM lokal, khususnya di wilayah NTT seperti Ninisari Tenun dan Nagi Karunia Jaya. Dukungan ini memungkinkan mereka mengoptimalkan potensi bisnis dengan akses ke pasar nasional hingga internasional.

"Ke depannya, Lion Parcel terus berkomitmen menjadi partner strategis bagi UMKM lokal di seluruh Indonesia, membuka akses pasar yang lebih luas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan logistik yang cepat, aman, dan terjangkau," pungkas Kenny.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved