Kadin dan Belarus Jajaki Kerja Sama Industri Pupuk, Alat Berat hingga Teknologi Pertahanan
Rabu, 06 Agustus 2025 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
"Kami membuka peluang kerja sama dagang selebar-lebarnya, baik dengan negara-negara Barat seperti Amerika dan Uni Eropa, maupun ke Timur seperti China, Rusia, dan Belarus. Ini bagian dari strategi Kadin mendukung pertumbuhan ekonomi yang telah mencapai 5,12 persen pada kuartal II 2025," jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Anin juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi. Ia mendorong Belarus untuk mendukung pengembangan pendidikan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan sektor industri masa depan.
"Saya meminta kepada Menteri Luar Negeri Belarus agar mempertimbangkan kerja sama dalam bidang vocational studies, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang mendukung transformasi industri nasional," ujarnya.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Hubungan Internasional, Bernardino M. Vega, menyampaikan bahwa ke depan, hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Eurasia akan semakin strategis. Salah satu usulan konkret adalah pembentukan EU–Indonesia Business Council.
"Pembentukan dewan bisnis ini akan menjadi sarana untuk mendukung implementasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia. Ini bisa membuka lembaran baru dalam hubungan ekonomi kita dengan Eropa Timur," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Anin juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi. Ia mendorong Belarus untuk mendukung pengembangan pendidikan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan sektor industri masa depan.
"Saya meminta kepada Menteri Luar Negeri Belarus agar mempertimbangkan kerja sama dalam bidang vocational studies, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang mendukung transformasi industri nasional," ujarnya.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Hubungan Internasional, Bernardino M. Vega, menyampaikan bahwa ke depan, hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Eurasia akan semakin strategis. Salah satu usulan konkret adalah pembentukan EU–Indonesia Business Council.
"Pembentukan dewan bisnis ini akan menjadi sarana untuk mendukung implementasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia. Ini bisa membuka lembaran baru dalam hubungan ekonomi kita dengan Eropa Timur," katanya.
Lihat Juga :