Pertumbuhan Kuat dari Platform OTT MNC Digital Entertainment
Kamis, 07 Agustus 2025 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Pada semester pertama tahun 2025, kedua platform OTT ini terus menunjukkan kinerja yang kuat di berbagai metrik engagement dan monetisasi. Jumlah pelanggan berbayar melonjak menjadi 4,1 juta, naik dari 2,85 juta pada tahun 2024, didorong oleh langkah Perseroan yang dengan sengaja mengurangi konten gratis dan berfokus pada konversi pelanggan.
Pengguna aktif bulanan (MAU) mencapai 109 juta, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya, mencerminkan pergeseran strategi menuju penawaran yang lebih premium yang meningkatkan monetisasi jangka panjang.
Konsumsi konten tetap tinggi secara konsisten, dengan total plays mencapai miliaran, memperkuat relevansi kedua platform di Indonesia. Per Juni 2025, RCTI+ dan Vision+ tidak hanya mempertahankan posisi mereka sebagai platform streaming video nomor 1 di Indonesia, sebagaimana diverifikasi oleh Comscore, tetapi juga semakin memperluas keunggulan mereka, kini menarik hampir empat kali lipat audiens pesaing terdekatnya.
Pangsa pasar yang dominan ini menunjukkan kepemimpinan digital MSIN yang berkelanjutan dan dominasinya yang semakin besar dalam ekosistem OTT. Pilar utama kesuksesan MSIN di OTT terletak pada arsitektur kontennya yang terkalibrasi dengan baik, dirancang dengan cermat untuk menjangkau beragam segmen audiens dan memperdalam engagement pengguna.
RCTI+ terus menarik dan mempertahankan pengguna melalui beragam format konten yang dinamis, termasuk drama mikro yang sangat populer, tayangan RCTI+ originals, siaran simulcast free-to-air (FTA), dan penawaran TV catch-up yang komprehensif.
Di sisi lain, Vision+ memanfaatkan penawaran konten yang lebih besar dan premium, menggabungkan daya tarik drama mikro dan Vision+ Originals, serta siaran olahraga eksklusif, program anak-anak yang dikurasi, dan pustaka VOD serta saluran linear dengan fitur catch-up. Pendekatan multi-genre dan multi-format ini, yang didukung oleh eksklusivitas dan IP original, tidak hanya meningkatkan trafik tetapi juga secara signifikan meningkatkan waktu konsumsi pengguna dan peluang monetisasi.
Pengguna aktif bulanan (MAU) mencapai 109 juta, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya, mencerminkan pergeseran strategi menuju penawaran yang lebih premium yang meningkatkan monetisasi jangka panjang.
Konsumsi konten tetap tinggi secara konsisten, dengan total plays mencapai miliaran, memperkuat relevansi kedua platform di Indonesia. Per Juni 2025, RCTI+ dan Vision+ tidak hanya mempertahankan posisi mereka sebagai platform streaming video nomor 1 di Indonesia, sebagaimana diverifikasi oleh Comscore, tetapi juga semakin memperluas keunggulan mereka, kini menarik hampir empat kali lipat audiens pesaing terdekatnya.
Pangsa pasar yang dominan ini menunjukkan kepemimpinan digital MSIN yang berkelanjutan dan dominasinya yang semakin besar dalam ekosistem OTT. Pilar utama kesuksesan MSIN di OTT terletak pada arsitektur kontennya yang terkalibrasi dengan baik, dirancang dengan cermat untuk menjangkau beragam segmen audiens dan memperdalam engagement pengguna.
RCTI+ terus menarik dan mempertahankan pengguna melalui beragam format konten yang dinamis, termasuk drama mikro yang sangat populer, tayangan RCTI+ originals, siaran simulcast free-to-air (FTA), dan penawaran TV catch-up yang komprehensif.
Di sisi lain, Vision+ memanfaatkan penawaran konten yang lebih besar dan premium, menggabungkan daya tarik drama mikro dan Vision+ Originals, serta siaran olahraga eksklusif, program anak-anak yang dikurasi, dan pustaka VOD serta saluran linear dengan fitur catch-up. Pendekatan multi-genre dan multi-format ini, yang didukung oleh eksklusivitas dan IP original, tidak hanya meningkatkan trafik tetapi juga secara signifikan meningkatkan waktu konsumsi pengguna dan peluang monetisasi.
Lihat Juga :