Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Naikkan PBB 250%, Capai Rp31,5 Miliar
Kamis, 07 Agustus 2025 - 11:43 WIB
loading...
Berikut rincian harta kekayaan Bupati Pati Sudewo berdasarkan e-LHKPN tahun 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bupati Pati Sudewo menuai kontroversi setelah menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250%. Selain sosoknya mencuri perhatian, harta kekayaan Sudewo juga menjadi sorotan belakangan ini.
Kenaikan PBB-P2 di Pati diklaim sebagai upaya penyesuaian setelah 14 tahun tanpa revisi, dengan tujuan meningkatkan pendapatan daerah untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Namun kebijakan tersebut memicu protes luas dari masyarakat yang menganggapnya memberatkan, hingga berujung pada rencana aksi demonstrasi besar-besaran oleh warga dan mahasiswa.
Sementara itu mengutip dari data yang ditampilkan di laman resmi e- LHKPN tahun 2025, total harta Bupati Pati Sudewo mencapai Rp31.519.711.746 atau Rp31,5 miliar. Harta itu terdiri dari 31 aset properti yang berupa tanah dan/atau bangunan lainnya senilai Rp17.030.885.000.
Baca Juga: Tantang Warga Tolak Kenaikan PBB 250%, Bupati Pati: 50 Ribu Orang Pun Saya Tak Gentar
Lalu ada 8 unit kendaraan dengan total nilai mencapai Rp6.336.050.000. Ditambah harta bergerak lain yang nilainya adalah Rp795 juta, surat-surat berharga dengan nilai Rp5.397.500.000, dan kas dan setara kas dengan total Rp1.960.276.746.
Aset properti yang dimiliki Sudewo menyebar di banyak tempat seperti di Surakarta, Pacitan, Yogyakarta, Bogor, Wonogiri, Depok, Blora, Tuban, dan di Pati. Tanah dan bangunan seluas 639 m2/393 m2 di Bogor mempunyai nilai paling tinggi yakni Rp3,6 miliaran.
Untuk kendaraan, Sudewo memiliki 6 unit mobil dan 2 unit motor. Dari total 8 unit kendaraan milik Sudewo, BMW X5 keluaran tahun 2023 dan Toyota Land Cruiser keluaran tahun 2019 yang memiliki nilai paling tinggi yakni masing-masing Rp1,9 miliar.
Sudewo tercatat tidak mempunyai hutang apapun, maka total kekayaan bersihnya per April 2025 ini adalah Rp31.519.711.746.
Pemasukan dari kenaikan pajak ini nantinya akan digunakan Sudewo dan jajarannya untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Pati, dan juga digunakan untuk membiayai program-program lainnya, termasuk pembenahan RSUD RAA Soewondo.
Baca Juga: Ricuh! Warga Pati dan Satpol PP Bersitegang saat Posko Tolak Kenaikan PBB 250% Dibubarkan
Menurut Sudewo, dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Jawa Tengah seperti Rembang, Jepara, dan Kudus, Kabupaten Pati memiliki penerimaan pajak yang lebih sedikit padahal luas geografisnya lebih besar.
Kenaikan PBB-P2 di Pati diklaim sebagai upaya penyesuaian setelah 14 tahun tanpa revisi, dengan tujuan meningkatkan pendapatan daerah untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Namun kebijakan tersebut memicu protes luas dari masyarakat yang menganggapnya memberatkan, hingga berujung pada rencana aksi demonstrasi besar-besaran oleh warga dan mahasiswa.
Sementara itu mengutip dari data yang ditampilkan di laman resmi e- LHKPN tahun 2025, total harta Bupati Pati Sudewo mencapai Rp31.519.711.746 atau Rp31,5 miliar. Harta itu terdiri dari 31 aset properti yang berupa tanah dan/atau bangunan lainnya senilai Rp17.030.885.000.
Baca Juga: Tantang Warga Tolak Kenaikan PBB 250%, Bupati Pati: 50 Ribu Orang Pun Saya Tak Gentar
Lalu ada 8 unit kendaraan dengan total nilai mencapai Rp6.336.050.000. Ditambah harta bergerak lain yang nilainya adalah Rp795 juta, surat-surat berharga dengan nilai Rp5.397.500.000, dan kas dan setara kas dengan total Rp1.960.276.746.
Aset properti yang dimiliki Sudewo menyebar di banyak tempat seperti di Surakarta, Pacitan, Yogyakarta, Bogor, Wonogiri, Depok, Blora, Tuban, dan di Pati. Tanah dan bangunan seluas 639 m2/393 m2 di Bogor mempunyai nilai paling tinggi yakni Rp3,6 miliaran.
Untuk kendaraan, Sudewo memiliki 6 unit mobil dan 2 unit motor. Dari total 8 unit kendaraan milik Sudewo, BMW X5 keluaran tahun 2023 dan Toyota Land Cruiser keluaran tahun 2019 yang memiliki nilai paling tinggi yakni masing-masing Rp1,9 miliar.
Sudewo tercatat tidak mempunyai hutang apapun, maka total kekayaan bersihnya per April 2025 ini adalah Rp31.519.711.746.
Kronologi PBB Sampai 250% Bikin Heboh
Kehebohan di Kabupaten Pati bermula ketika Bupati Sudewo memutuskan untuk menaikkan tarif PBB-P2 hingga 250% tahun ini. Dasarnya adalah karena PBB-P2 belum pernah naik selama 14 tahun ini.Pemasukan dari kenaikan pajak ini nantinya akan digunakan Sudewo dan jajarannya untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Pati, dan juga digunakan untuk membiayai program-program lainnya, termasuk pembenahan RSUD RAA Soewondo.
Baca Juga: Ricuh! Warga Pati dan Satpol PP Bersitegang saat Posko Tolak Kenaikan PBB 250% Dibubarkan
Menurut Sudewo, dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Jawa Tengah seperti Rembang, Jepara, dan Kudus, Kabupaten Pati memiliki penerimaan pajak yang lebih sedikit padahal luas geografisnya lebih besar.
(akr)
Lihat Juga :