Perry Warjiyo Ungkap 3 Alasan Utama Mengapa UMKM Sangat Vital Bagi Ekonomi Indonesia
Kamis, 07 Agustus 2025 - 13:31 WIB
loading...
Gubernur Bank Indonesian (BI), Perry Warjiyo menegaskan, pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama dalam membangun perekonomian nasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesian (BI), Perry Warjiyo menegaskan, pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) sebagai pilar utama dalam membangun perekonomian nasional. Menurut Perry, ada tiga alasan utama mengapa UMKM sangat vital bagi kemajuan ekonomi Indonesia.
"Satu, 65 juta UMKM bergerak mendukung pertumbuhan ekonomi kita. Kalau terus kita naikkan berarti ekonomi kita semakin maju," ungkap Perry dalam sambutannya pada pembukaan acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025, Kamis (7/8/2025).
Ia menekankan, bahwa jumlah pelaku UMKM yang besar ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Lebih dari sekadar penggerak roda bisnis, UMKM juga terbukti memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi gejolak global.
“Yang kedua, UMKM selalu berdaya tahan. Apalagi sekarang, kondisi global sedang naik-turun, UMKM tetap akan terus berjalan," lanjut Perry.
Baca Juga: UMKM: Katalisator Ekonomi Indonesia?
Tak hanya itu, Gubernur BI juga menyoroti peran penting perempuan dalam sektor UMKM. "Yang ketiganya, UMKM sebagian besar adalah wanita. Tulang punggung keluarga. Dari ibu-ibu ini, UMKM maju. Tidak hanya bisa hidup, tapi juga membiayai sekolah," tuturnya.
Perry mengaku optimistis bahwa keberhasilan pengembangan UMKM adalah kunci dalam mencetak generasi masa depan bangsa.
"UMKM is not just how we develop SME. But, we succeed in SME development, then we succeed in economic development. Then we succeed in resettlement of the planet. But most of all, succeeding the future generation of this country. Tepuk tangan bagi UMKM," katanya disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Ia juga menyampaikan, apresiasinya kepada DPR RI atas dukungan terhadap perluasan fungsi Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif serta hijau. Perry menyebut BI kini memiliki dua departemen khusus yang fokus pada pengembangan ekonomi inklusif dan keuangan hijau, yang akan didukung penuh oleh 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.
"Bagaimana UMKM mendukung pertumbuhan ekonomi, tetap tahan kuat, dan mencetak pemimpin masa depan bangsa," tutup Perry.
Baca Juga: UMKM Jadi Salah Satu Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional
Karya Kreatif Indonesia (KKI) merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Bank Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM binaan, sekaligus mendorong inklusi keuangan dan penguatan ekonomi lokal.
"Satu, 65 juta UMKM bergerak mendukung pertumbuhan ekonomi kita. Kalau terus kita naikkan berarti ekonomi kita semakin maju," ungkap Perry dalam sambutannya pada pembukaan acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025, Kamis (7/8/2025).
Ia menekankan, bahwa jumlah pelaku UMKM yang besar ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Lebih dari sekadar penggerak roda bisnis, UMKM juga terbukti memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi gejolak global.
“Yang kedua, UMKM selalu berdaya tahan. Apalagi sekarang, kondisi global sedang naik-turun, UMKM tetap akan terus berjalan," lanjut Perry.
Baca Juga: UMKM: Katalisator Ekonomi Indonesia?
Tak hanya itu, Gubernur BI juga menyoroti peran penting perempuan dalam sektor UMKM. "Yang ketiganya, UMKM sebagian besar adalah wanita. Tulang punggung keluarga. Dari ibu-ibu ini, UMKM maju. Tidak hanya bisa hidup, tapi juga membiayai sekolah," tuturnya.
Perry mengaku optimistis bahwa keberhasilan pengembangan UMKM adalah kunci dalam mencetak generasi masa depan bangsa.
"UMKM is not just how we develop SME. But, we succeed in SME development, then we succeed in economic development. Then we succeed in resettlement of the planet. But most of all, succeeding the future generation of this country. Tepuk tangan bagi UMKM," katanya disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Ia juga menyampaikan, apresiasinya kepada DPR RI atas dukungan terhadap perluasan fungsi Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif serta hijau. Perry menyebut BI kini memiliki dua departemen khusus yang fokus pada pengembangan ekonomi inklusif dan keuangan hijau, yang akan didukung penuh oleh 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.
"Bagaimana UMKM mendukung pertumbuhan ekonomi, tetap tahan kuat, dan mencetak pemimpin masa depan bangsa," tutup Perry.
Baca Juga: UMKM Jadi Salah Satu Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional
Karya Kreatif Indonesia (KKI) merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Bank Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM binaan, sekaligus mendorong inklusi keuangan dan penguatan ekonomi lokal.
(akr)
Lihat Juga :