Ketua Satgas PEN: Komandan Covid Seharusnya Bukan Pengusaha Tapi Ahli Kesehatan

Kamis, 10 September 2020 - 16:47 WIB
loading...
Ketua Satgas PEN: Komandan...
Wamen BUMN sekaligus Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa komandan penanganan Covid-19 seharusnya bukan orang ekonomi atau pengusaha tapi diambil alih oleh ahli kesehatan. Pasalnya jika rakyat sakit maka ekonomi pasti lumpuh tidak akan jalan.

"Kepemimpinan harus diambil alih oleh ahli kesehatan, bukan orang ekonomi. Ini krisis kesehatan," tandas dia dalam sebuah temu virtual, Rabu (10/9/2020). Baca Juga: Jakarta PSBB Lagi, Seluruh Mal Ditutup Mulai Senin

Menurut dia yang didahulukan saat ini sebaiknya mengatasi masalah kesehatan. Apabila krisis kesehatan sudah pulih maka ekonomi juga secara cepat akan bangkit. Namun sebaliknya, apabila ekonomi dibuka tapi rakyat sakit tidak ada gunanya. Padahal ekonomi baru bisa jalan kuncinya bukan temu virtual akan tetapi harus secara fisik.

"Krisis kesehatan paksa kita melakukan lockdown dan menurunakn fisikal activity. Padahal di Indonesia kontak fisik menjadi pilar paling penting dalam ekonomi. Jadi kalau kontak fisik nggak ada aktivitas ekonomi bakal menurun drastis," tandas dia.

Pihaknya mengakui, perkembangan aktivitas daring terus meningkat baik bekerja, belajar, pertemuan, rapat hingga belanja dipaksa untuk dilakukan secara virtual. Namun demikian, aktivitas digital itu tidak seampuh aktivitas fisik untuk menopang roda ekonomi, terlebih lagi di Indonesia.

"Mengganti kontak fisik menjadi digital tidak terlalu bisa mestimulate ekonomi seperti kontak fisik. webinar rendah dampaknya dari fisik. E-commerce juga enggak seberdampak pasar di seluruh negara," katanya. Baca Juga: Anies: Jika PSBB Tidak Diperketat, Rumah Sakit Tidak Mampu Lagi Menampung Pasien Covid-19

Dia menambahkan bahwa saat ini yang dibutuhkan ialah memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk kembali beraktivitas. "Dengan begitu roda ekonomi bisa berjalan kembali berputar," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Infografis
Pelajari Dampak Kesehatan...
Pelajari Dampak Kesehatan Mental Remaja, Instagram Gandeng Ahli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved