Urutan Negara Anggota D-8 Terkaya, Indonesia Jawaranya

Selasa, 24 Desember 2024 - 09:16 WIB
loading...
Urutan Negara Anggota...
Sesi foto bersama seluruh delegasi KTT D-8 yang hadir, di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir, pada Kamis (19/12/2024). (Foto: Dok BPMI Setpres/Rusman)
A A A
JAKARTA - Negara-negara anggota Developing Eight (D-8) diprediksi bakal masuk dalam posisi 24 teratas dari peringkat 30 negara terkuat dalam hal ekonomi. Hal ini mengutip penelitian dan studi yang menganalisis semua aspek ekonomi dan keuangan negara, oleh salah satu perusahaan audit terbesar, PricewaterhouseCoopers.

Studi tersebut mengungkapkan pada tahun 2050, peringkat kekuatan ekonomi negara-negara global bakal berubah secara drastis, dimana China akan menempati peringkat nomor satu diikuti oleh India. Selanjutnya melihat dari sisi peringkat, negara anggota D-8 diramalkan mengalami peningkatan.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Erdogan Minta Maaf ke Prabowo karena Tinggalkan KTT D-8 Duluan

Saat Amerika Serikat (AS) berada di posisi ketiga, diikuti Indonesia pada peringkat empat yang merupakan salah satu member D-8. Selanjutnya nomor 11 bakal dihuni Turki dan Nigeria (posisi 14), serta Mesir di peringkat 15. Nomor 16 bakal diisi Pakistan, 17 Iran, 23 Bangladesh.

Produk Domestik Bruto (GEP) gabungan dari negara-negara anggota D-8 diprediksi bakal mendekati USD40 triliun; itu akan menjadi seperti 38,9%. Ini akan menjadikan D-8 sebagai sebuah kelompok, dengan kekuatan ekonomi terkuat ketiga selain China dan India.

Diterangkan bahwa D-8 hanya terlibat terkait masalah ekonomi, dan tidak untuk urusan politik. D-8 fokus pada bagaimana meningkatkan standar hidup delapan negara anggota dan warganya.

Populasi gabungan dari delapan negara tersebut adalah sekitar 1,2 miliar atau atau hampir 13% dari populasi dunia dan mencakup wilayah seluas 7,6 juta kilometer persegi, 5% dari luas daratan dunia. Total PDB nominal delapan negara tersebut adalah sekitar 4,92 triliun pada tahun 2023.

Mengukur kekayaan suatu negara , PDB sering kali digunakan sebagai indikator utama. PDB adalah parameter untuk mengukur nilai semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara.

Baca Juga: Dukung Kemerdekaan Palestina, Pidato Prabowo di KTT D-8 Diapresiasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Profesor AS: Hanya Tiga...
Profesor AS: Hanya Tiga Orang Dewasa Ini yang Bisa Hentikan Perang Iran, Bukan Donald Trump!
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Tak Peduli Ramadan,...
Tak Peduli Ramadan, 2 Negara Islam Ini Kembali Saling Serang
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
KTT D-8 Digelar di Jakarta,...
KTT D-8 Digelar di Jakarta, Indonesia Fokus Siapkan Agenda Substantif
Rekomendasi
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Berita Terkini
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved