Respons Ekonomi Kuartal II 2025, Pengusaha Masih Melihat Pelemahan Daya Beli

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 15:38 WIB
loading...
Respons Ekonomi Kuartal...
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) masih melihat fenomena pelemahan daya beli masyarakat di tengah rilis data pertumbuhan ekonomi 5,12% pada kuartal II 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) masih melihat fenomena pelemahan daya beli masyarakat di tengah rilis data pertumbuhan ekonomi 5,12% pada kuartal II 2025. Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani mengatakan, konsumsi masyarakat hingga saat ini masih menjadi penopang dalam mengkalkulasi data pertumbuhan ekonomi, di samping investasi, belanja pemerintah, serta ekspor-impor.

"Kita melihat kondisi lapangan seperti apa, tentunya pelemahan daya beli ya ada, kita masih melihat itu. Tapi kemarin ada juga digulirkan insentif-insentif, nah apakah itu sudah mulai berhasil? tugas kami memberikan masukan," ujarnya saat ditemui pada acara Pelepasan Retret Pengusaha di Lanud Halim, Jumat (8/8/2025).

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,12%, Misbakhun: Sinyal Kembalinya Kepercayaan Publik

Shinta mengatakan, saat ini para ekonom juga masih melakukan analisa lebih jauh untuk menanggapi data pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% pada kuartal II 2025. Sebab sebagian ekonom menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini ditopang dari konsumsi rumah tangga justru menguat di tengah daya beli masyarakat yang masih mengalami tekanan.

"Kami juga menanti ya, mungkin para ekonom juga sedang menganalisa lebih lanjut. Tapi bagi kami siap mengawal di dalam negeri, apa yang perlu perbaikan dan apa yang dibutuhkan lebih lanjut," kata Shinta.

Meski demikian, Shinta Kamdani melihat kinerja investasi dalam negeri pada kuartal II menunjukan angka progresif. Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi pada kuartal II 2025 tembus Rp477,7 triliun atau tumbuh 11% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Stimulus Rp10,8 Triliun Pacu Ekonomi Kuartal III

"Kalau kita melihat pertumbuhan ekonomi kan dasarnya macam-macam, ada investasi, kalau kita lihat realisasi investasi kan bagus. Kemudian ada konsumsi, belanja pemerintah, dan ekspor-impor," pungkas Shinta.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved