Untung Rugi Tarif Trump buat Ekonomi AS, Bulan Juni Raup Rp451,2 Triliun

Senin, 11 Agustus 2025 - 22:44 WIB
loading...
A A A
Tren tersebut diperdebatkan oleh analis yang dinilai dipercepat akibat dampak dari perang dagang terbaru Donald Trump dan tarif balasan baru Beijing pada impor pertanian dari AS.

Pada bulan Juni 2025, China mengimpor 10,6 juta ton kedelai dari Brasil, tetapi hanya 1,6 juta ton dari AS. Ketika China memberlakukan tarif balasan pada impor kedelai AS di masa jabatan pertama Donald Trump, pemerintahannya merasa perlu untuk langsung memberi kompensasi kepada petani AS dengan subsidi baru.

Peningkatan Harga Mulai Dirasakan Konsumen AS

Ekonom memperingatkan bahwa tarif Trump pada akhirnya akan mendorong harga-harga di AS meningkat, lantaran membuat barang impor menjadi lebih mahal. Tingkat inflasi resmi AS untuk bulan Juni adalah 2,7%. Angka ini sedikit meningkat dari angka inflasi 2,4% untuk bulan Mei, tetapi masih di bawah tingkat 3% pada bulan Januari.

Penimbunan stok di awal tahun telah membantu pengecer menyerap dampak tarif tanpa perlu menaikkan harga eceran. Namun, para ekonom melihat di data resmi terbaru, ada beberapa tanda bahwa tarif Trump mulai mempengaruhi harga konsumsi di AS.

Barang impor tertentu seperti peralatan rumah tangga besar, komputer, peralatan olahraga, buku, dan mainan menunjukkan peningkatan harga yang signifikan pada bulan Juni.

Baca Juga: Gawat! Amerika Serikat Berada di Tepi Jurang Resesi Ekonomi

Peneliti di Universitas Harvard, yang sedang memeriksa efek dari tarif 2025 secara langsung menggunakan data online dari empat peritel besar AS, telah menemukan bahwa harga barang impor ke AS dan produk domestik yang terkena tarif telah meningkat lebih cepat pada tahun 2025 dibandingkan dengan barang domestik yang tidak terkena tarif.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved