Anjungan OOA PHE ONWJ Resmi Beroperasi di Laut Utara Jawa Barat

Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:50 WIB
loading...
Anjungan OOA PHE ONWJ...
Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) resmi menyelesaikan pemasangan struktur jacket dan topside Anjungan OOA di lepas pantai utara Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) resmi menyelesaikan pemasangan struktur jacket dan topside Anjungan OOA di lepas pantai utara Jawa Barat. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan Lapangan OO-OX untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Pemasangan jacket dilakukan pada 23–28 Juni 2025 bersamaan dengan pekerjaan pipa bawah laut. Sementara itu, pemasangan topside berlangsung 8–10 Juli 2025, menandai selesainya tahap utama instalasi anjungan lepas pantai tersebut.

Seluruh rangkaian pekerjaan diawali dengan pre-job safety meeting untuk mengidentifikasi potensi bahaya, terutama pada aktivitas lifting dan pemotongan seafastening. Koordinasi lintas tim dilakukan secara terintegrasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca laut yang berubah-ubah.

Baca Juga: PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa

Jacket sebagai struktur utama diangkat dan diposisikan ke dasar laut dengan presisi tinggi. Proses dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang (pilling), pengaturan level sesuai desain, dan pengukuran pasang surut untuk memastikan stabilitas konstruksi.

Pekerjaan instalasi pipa dikerjakan bersamaan menggunakan kapal DLB EN3000, mulai dari pipeline recovery, pemotongan pulling head, penyambungan pipa, hingga penurunan pipa (laydown) ke dasar laut. Kapal yang sama juga digunakan untuk mengangkat dan memposisikan topside di atas jacket, dilanjutkan dengan proses pengelasan sambungan dan pengukuran level.

General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama mengatakan keberhasilan instalasi ini berkat perencanaan matang dan kolaborasi seluruh pihak. "Tantangan utama adalah bagaimana mengeksekusi pekerjaan dengan aman, dan itu dapat terwujud berkat koordinasi yang solid," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/8).

Project Manager PHE ONWJ Mohamad Abdurrafiq menambahkan, proyek pengembangan Lapangan OO-OX kini memasuki tahap penyambungan dan pemendaman pipa dengan dukungan kapal PLB Kalinda, serta persiapan konstruksi di Onshore Processing Facility (OPF) Balongan sebelum pemboran sumur OOA oleh tim drilling. "Proyek ini telah melalui milestone penting, mulai dari desain, fabrikasi, instalasi lepas pantai, dan kini bersiap ke tahap berikutnya," katanya.

Baca Juga: PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa

Selain pembangunan Anjungan OOA, PHE ONWJ juga akan melakukan pemboran empat sumur pengembangan, yakni OOA-1, OOA-2, OOA-3, dan OOA-4. Produksi dari lapangan ini diperkirakan menambah 2.996 barel minyak per hari (BOPD) dan 21,26 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) saat mulai beroperasi pada kuartal I 2026. Berdirinya Anjungan OOA menegaskan komitmen PHE ONWJ untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, andal, dan aman, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap peningkatan produksi migas nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHE ONWJ Kenalkan Teknologi...
PHE ONWJ Kenalkan Teknologi Perpipaan Migas ke Mahasiswa
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
Peran Perempuan Kian...
Peran Perempuan Kian Strategis di Industri Migas
Indonesia-Korsel Garap...
Indonesia-Korsel Garap Kerja Sama Migas, Incar Sumber Daya di Laut Lepas
PHE ONWJ Tuntaskan Fase...
PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD
Inpex Finalisasi Garap...
Inpex Finalisasi Garap Blok Masela Rp339 T, Bahlil: Jangan Ulur-ulur Lagi, Sudah 27 Tahun Tertunda
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Optimalisasi Gas Suar
Optimalisasi Gas Suar
Wujudkan Kemandirian...
Wujudkan Kemandirian Energi, Penegakan Aturan TKDN Harus Konsisten
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved