Kirim Surat Edaran ke BRICS, India Hentikan Penggunaan Dolar AS

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:57 WIB
loading...
Kirim Surat Edaran ke...
Perdana Menteri India Narendra Modi. New Delhi tidak khawatir dengan ancaman tarif terbaru dari AS. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - India mengambil langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat (AS) dengan menerbitkan surat edaran resmi kepada negara-negara anggota BRICS. Melalui kebijakan tersebut, seluruh transaksi perdagangan dengan BRICS dapat diselesaikan sepenuhnya dalam mata uang rupee.

Bank Sentral India, Reserve Bank of India (RBI), pada Selasa (13/8) merilis laporan yang menginstruksikan perbankan nasional membuka lebih banyak rekening Vostro tanpa memerlukan persetujuan awal. Mekanisme ini memungkinkan ekspor-impor dengan negara lain diselesaikan menggunakan rupee melalui rekening khusus tersebut.

Baca Juga: Era Baru Keuangan Global, Mata Uang BRICS Siap Diluncurkan di 2026

Langkah tersebut diambil hanya sepekan setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap produk asal India. Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi memandang kebijakan baru ini sebagai upaya memperkuat nilai tukar rupee sekaligus merespons kebijakan perdagangan dari Washington.

Tidak hanya BRICS, India juga mengirimkan surat edaran serupa kepada sejumlah negara di luar kelompok tersebut. Kebijakan ini memungkinkan pembayaran lintas batas dilakukan langsung dalam rupee, bukan lagi dalam dolar AS. RBI menilai skema ini akan menguntungkan posisi India di perdagangan internasional sekaligus mengurangi dominasi dolar di pasar global.

Perusahaan asing kini tidak lagi diwajibkan meminta persetujuan dari RBI untuk membuka rekening Vostro. Perbankan lokal akan memfasilitasi pembukaan rekening tersebut, sehingga lebih banyak pelaku usaha dapat menggunakan rupee sebagai mata uang penyelesaian transaksi.

"Ini pada dasarnya merupakan perjanjian antarbank yang mirip dengan sistem perbankan koresponden," tulis laporan RBI yang dikutip Watcher Guru, Kamis (14/8). Skema tersebut diharapkan memberikan keunggulan bagi BRICS dalam perdagangan internasional serta menghindari beban tarif tinggi dari AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Rekomendasi
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved