IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Dekati Level 8.000 Jelang HUT RI
Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:57 WIB
loading...
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (14/8), dibuka dengan sentimen positif. FOTO/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (14/8), dibuka dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high dengan menyentuh level 7.917,90 pada awal pembukaan.
Capaian tersebut menunjukkan performa luar biasa pasar modal Indonesia menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada menit-menit pertama perdagangan, IHSG menguat 0,32 persen, melampaui rekor intraday sebelumnya di level 7.910,56 yang tercatat pada September 2024.
Baca Juga: Tersengat Harga Emas Global, Emas Antam Hari Ini Melejit Rp16.000 per Gram
Kenaikan ini didukung oleh pergerakan positif di berbagai sektor dan indeks pendukung. Optimistis pasar tercermin dari pergerakan saham. Sebanyak 288 saham tercatat menguat, sementara 107 saham melemah, dan 561 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi awal perdagangan juga terbilang solid, mencapai Rp1,14 triliun dengan volume 2,50 miliar lembar saham.
Seluruh indeks pendukung juga kompak melesat. Indeks-indeks blue chip seperti LQ45, JII, IDX30, hingga MNC36 semuanya mencatatkan kenaikan, meskipun rata-rata pertumbuhannya masih di bawah 1 persen.
Saham-saham yang menjadi pendorong utama kenaikan di indeks LQ45 hari ini antara lain PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang naik 2,25 persen ke harga Rp1.365, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat 2,00 persen ke Rp1.275, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang melesat 1,92 persen ke Rp424.
Baca Juga: Meroket 1,30% ke 7.892, IHSG Sempat Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa
Meski demikian, ada pula saham-saham unggulan yang mengalami pelemahan. Tiga saham yang memimpin penurunan (top losers) adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 0,95 persen ke Rp1.045, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 0,88 persen ke Rp2.260, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,84 persen ke Rp8.850.
Capaian tersebut menunjukkan performa luar biasa pasar modal Indonesia menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada menit-menit pertama perdagangan, IHSG menguat 0,32 persen, melampaui rekor intraday sebelumnya di level 7.910,56 yang tercatat pada September 2024.
Baca Juga: Tersengat Harga Emas Global, Emas Antam Hari Ini Melejit Rp16.000 per Gram
Kenaikan ini didukung oleh pergerakan positif di berbagai sektor dan indeks pendukung. Optimistis pasar tercermin dari pergerakan saham. Sebanyak 288 saham tercatat menguat, sementara 107 saham melemah, dan 561 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi awal perdagangan juga terbilang solid, mencapai Rp1,14 triliun dengan volume 2,50 miliar lembar saham.
Seluruh indeks pendukung juga kompak melesat. Indeks-indeks blue chip seperti LQ45, JII, IDX30, hingga MNC36 semuanya mencatatkan kenaikan, meskipun rata-rata pertumbuhannya masih di bawah 1 persen.
Saham-saham yang menjadi pendorong utama kenaikan di indeks LQ45 hari ini antara lain PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang naik 2,25 persen ke harga Rp1.365, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat 2,00 persen ke Rp1.275, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang melesat 1,92 persen ke Rp424.
Baca Juga: Meroket 1,30% ke 7.892, IHSG Sempat Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa
Meski demikian, ada pula saham-saham unggulan yang mengalami pelemahan. Tiga saham yang memimpin penurunan (top losers) adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 0,95 persen ke Rp1.045, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 0,88 persen ke Rp2.260, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,84 persen ke Rp8.850.
(nng)
Lihat Juga :