HUT ke-80 RI, Pertamina Berkontribusi Besar pada Upaya Swasembada Energi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:55 WIB
loading...
HUT ke-80 RI, Pertamina...
Selain mampu menjaga produksi migas 1,04 juta barel setara minyak, Pertamina diyakini mampu untuk terus meningkatkan produksi dan lifting minyak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kinerja Pertamina pada Semester I 2025 dinilai sejalan dengan semangat HUT ke-80 Republik Indonesia. Capaian positif itu, juga disebut sangat mendukung upaya pencapaian swasembada energi . Demikian disampaikan anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno kepada media hari ini.

”Ya, tentu. Jadi, ini adalah bagian dari upaya kita untuk menciptakan ketahanan energi dalam rangka menciptakan kemandirian dan swasembada energi ke depan,” kata Eddy.

Selain mampu menjaga produksi migas 1,04 juta barel setara minyak, Eddy juga yakin Pertamina mampu untuk terus meningkatkan produksi dan lifting minyak. Kondisi demikian, imbuhnya, tak lepas dari dari hasil temuan Pertamina terhadap sejumlah cadangan, yang pada ujungnya akan berkontribusi pula untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kinerja Hulu hingga Hilir Positif, Akselerasi Pertamina Wujudkan Swasembada Energi

”Penemuan tersebut, menunjukkan bahwa kegiatan hulu Pertamina di bidang eksplorasi dan pengeboran menghasilkan cadangan baru. Hal ini akan menambah peluang bagi Indonesia untuk bisa meningkatkan lifting minyak sesuai dengan target Indonesia untuk melakukan lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari di tahun 2030,” jelas Eddy.

Menurut Eddy, kinerja Pertamina ini sekaligus menjadi salah satu tonggak untuk bisa mencapai ketahanan dan kemandirian energi, khususnya di sektor migas. ”Mengingat, kita hari ini mengonsumsi minyak mentah besar 1,6 juta barel per hari. Sementara produksi kita sedikit di bawah 600 barel per hari,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Direktur Eksekutif dan Direktur Eksekutif Economic Society Network Institute, Acuviarta Kartabi. Acuviarta menilai, capaian Pertamina sejalan dengan semangat HUT ke-80 RI guna mendukung ketahanan energi, dalam upaya swasembada energi.

“Ya, me-remind tema Pak Presiden Prabowo yaitu pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan seperti tertuang dalam RPJM. Jadi ada inklusivitas, yaitu tidak hanya pertumbuhan tetapi ada juga pemerataannya,” ujarnya.

Capaian BUMN energi itu, menurut Acuviarta, memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Termasuk di antaranya mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

”Saya kira akan lebih sehat, akan membantu mengurangi beban defisit APBN. Salah satu hal yang paling penting adalah kita mampu memperbaiki manajemen energi kita. Ini kan kontribusi Pertamina yang sangat baik,” jelasnya.

Baca Juga: Swasembada Energi Butuh Kolaborasi Sektor Hulu dan Hilir

Kondisi demikian, karena capaian Pertamina tersebut, untuk jangka menengah diyakini mampu mengurangi impor BBM dan minyak mentah. Dengan demikian, jelas Acuviarta, akan terjadi penghematan anggaran yang cukup signifikan. Sedangkan untuk jangka pendek, akan berdampak positif terhadap upaya ketahanan stok kebutuhan BBM.

Selain itu, Pertamina juga memberikan kontribusi yang besar, baik dari pajak, PNBP, maupun dividen. ”Kontribusi itu akan terjaga, bahkan lebih bisa semakin meningkat,” tutupnya.

Sebelumnya Pertamina memang membukukan kinerja menggembirakan. Hingga semester I 2025, misalnya, produksi migas Pertamina tercatat sebesar 1,04 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD). Produksi ini terdiri atas produksi minyak 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas 2.798 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) hingga semester I-2025.

Tidak hanya eksploitasi. Di bidang eksplorasi, Pertamina juga terus agresif mencari cadangan migas baru. Pada semester I 2025, Pertamina melakukan survei Seismik 3D sepanjang 539 km2.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved