Perkembangan Infrastruktur Tingkatkan Daya Tarik Hunian di Cimanggis Depok
Kamis, 14 Agustus 2025 - 14:18 WIB
loading...
Kawasan Cimanggis, Kota Depok, semakin menarik perhatian pengembang dan pencari hunian seiring pesatnya perkembangan infrastruktur dan konektivitas wilayah. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Cimanggis, Kota Depok, semakin menarik perhatian pengembang dan pencari hunian seiring pesatnya perkembangan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Kehadiran Stasiun LRT Jakarta–Bogor serta Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2) menjadikan kawasan ini semakin mudah terhubung dengan wilayah Jabodetabek.
Salah satu proyek hunian yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut adalah Permata Cimanggis di Jalan Raya Tapos. Lokasinya berdekatan dengan Pintu Tol Cimanggis dan memiliki akses ke sejumlah jalur utama, termasuk Tol Jagorawi dan Tol JORR 2, yang memudahkan mobilitas ke Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Baca Juga: Hunian Bergaya Scandinasian Siap Merevolusi Pasar Properti Mewah di Bali
Pengembang Ateraland membangun kawasan ini di lahan seluas 72 hektare yang direncanakan mencakup perumahan, area komersial, ruko, serta fasilitas penunjang. Sejak dimulai pada 2006, lebih dari 55 hektare telah dikembangkan dengan sekitar 3.000 unit rumah yang kini sudah dihuni.
Menurut Manajer Penjualan Permata Cimanggis, Deri Cahyadi, hingga kini telah terbangun 16 klaster, 10 di antaranya telah terjual habis, tiga dalam tahap pembangunan, dan tiga lainnya segera dipasarkan. "Klaster-klaster ini menawarkan beragam tipe hunian, baik satu lantai maupun dua lantai," kata dia dalam pernyataannya, Kamis (14/8).
Salah satu proyek hunian yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut adalah Permata Cimanggis di Jalan Raya Tapos. Lokasinya berdekatan dengan Pintu Tol Cimanggis dan memiliki akses ke sejumlah jalur utama, termasuk Tol Jagorawi dan Tol JORR 2, yang memudahkan mobilitas ke Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Baca Juga: Hunian Bergaya Scandinasian Siap Merevolusi Pasar Properti Mewah di Bali
Pengembang Ateraland membangun kawasan ini di lahan seluas 72 hektare yang direncanakan mencakup perumahan, area komersial, ruko, serta fasilitas penunjang. Sejak dimulai pada 2006, lebih dari 55 hektare telah dikembangkan dengan sekitar 3.000 unit rumah yang kini sudah dihuni.
Menurut Manajer Penjualan Permata Cimanggis, Deri Cahyadi, hingga kini telah terbangun 16 klaster, 10 di antaranya telah terjual habis, tiga dalam tahap pembangunan, dan tiga lainnya segera dipasarkan. "Klaster-klaster ini menawarkan beragam tipe hunian, baik satu lantai maupun dua lantai," kata dia dalam pernyataannya, Kamis (14/8).
Lihat Juga :