Ketua LPS: Kalau Tak Butuh, Jangan Pakai Paylater

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:38 WIB
loading...
Ketua LPS: Kalau Tak...
Ketua Dewan LPS, Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda untuk bijak mengelola keuangan dan menghindari perilaku konsumtif yang dipicu kemudahan paylater. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) , Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda untuk bijak mengelola keuangan dan menghindari perilaku konsumtif yang dipicu kemudahan transaksi digital seperti layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater .

Menurutnya, pemahaman literasi keuangan sejak usia muda dapat mencegah seseorang terjerumus ke investasi bodong maupun pinjaman online. Prinsip dasarnya, kata Purbaya, sederhana yakni jika tidak punya uang, jangan memaksakan membeli barang atau jasa.

“Kalau Anda gak butuh, gak usah pakai paylater. Kalau butuh saja pakai paylater,” tegas Purbaya di acara LIKE IT! yang diselenggarakan di Buperta Cibubur, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga: Simak Tips Mengajukan Kredit Rumah bagi Pengguna Paylater

Purbaya menilai, paylater kerap membuat orang terdorong untuk berbelanja secara impulsif. Kemudahan bertransaksi tanpa uang tunai sering kali memicu perilaku konsumtif yang pada akhirnya dapat menimbulkan masalah keuangan.

Ia menekankan, paylater sebaiknya digunakan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak dan produktif, bukan untuk memenuhi keinginan sesaat. Lebih lanjut, Purbaya mengingatkan pentingnya membentuk kebiasaan mengelola uang sejak sebelum memiliki penghasilan tetap.

“Mengapa kita perlu mengetahui finansial literasi sejak muda. Ini anda kan sekolah, setelah sekolah kan kerja, kita mesti bisakan menyisihkan uang sedikit-sedikit dimulai dari kecil. Takutnya kalau sudah kerja begitu dapat gaji dihabisin uangnya, akhirnya setelah kerja berapa tahun pun uangnya gak ada,” jelasnya.

Baca Juga: Siap-siap, Gaji di Bawah Rp3 Juta Tak Bisa Utang Paylater

Purbaya menambahkan, tanpa kebiasaan menabung yang baik, banyak orang cenderung menghabiskan seluruh penghasilan setiap bulan. Akibatnya, meski sudah bekerja bertahun-tahun, tidak ada tabungan maupun aset yang berhasil dikumpulkan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
Atur Anggaran Liburan...
Atur Anggaran Liburan Lebih Mudah dengan Layanan Paylater
Rekomendasi
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved