Prabowo Targetkan APBN Tanpa Defisit 2 Tahun Lagi

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 17:46 WIB
loading...
Prabowo Targetkan APBN...
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tekadnya untuk mencapai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN tanpa defisit di masa mendatang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tekadnya untuk mencapai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN tanpa defisit di masa mendatang. Target defisit APBN nol ini disampaikannya saat memaparkan arsitektur APBN 2026 di Sidang Paripurna DPR RI.

"Pemerintah yang saya pimpin berjanji di hadapan majelis ini kami akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit ini kita ingin tekankan sekecil mungkin," ungkap Prabowo, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Defisit APBN Diproyeksi Tembus Rp662 Triliun, Menkeu Sebut 2025 Luar Biasa Menantang

Dalam rancangan APBN 2026, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp3.786,5 triliun dan pendapatan negara sebesar Rp3.147,7 triliun. Hal ini menghasilkan defisit APBN sebesar Rp638,8 triliun atau 2,48% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski demikian, Prabowo memiliki target yang ambisius yang berharap dapat mengumumkan APBN yang seimbang di masa depan. Baca Juga: Penerimaan Negara Lesu, Defisit APBN Semester I 2025 Melebar Jadi Rp204,2 Triliun

"Dan adalah harapan saya cita-cita saya harapan saya suatu saat apakah 2027 atau 2028 saya ingin berdiri di depan majelis ini di podium ini untuk menyampaikan APBN kita bahwa kita berhasil punya APBN yang tidak ada defisitnya sama sekali," tegas Prabowo, yang disambut tepuk tangan meriah dari para anggota dewan.

Postur RAPBN 2026

- Pendapatan Negara: Rp3.147,7 triliun.
- Belanja Negara: Rp 3.786,5 T (fokus, efisien, produktif).
- Defisit: Rp638,8 T (2,48% PDB)
- Keseimbangan primer menuju positif, utang terkendali dalam batas aman.

Asumsi Makro RAPBN 2026

- Pertumbuhan ekonomi: 5,4%
- Inflasi: 2,5%
- Suku bunga SBN 10 th: 6,9%
- Nilai tukar: Rp16.500/USD
- ICP minyak: USD70/barel.

Target pembangunan:

- Pengangguran 4,44 – 4,96%
- Kemiskinan 6,5 – 7,5%
- Kemiskinan ekstrem: 0 – 0,5%
- Gini ratio: 0,377 – 0,380

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved