Pertumbuhan Premi Rp2,64 Triliun, Laba Jasindo Naik 57,83% hingga Juli 2025

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 21:18 WIB
loading...
Pertumbuhan Premi Rp2,64...
Jasindo mencatat kinerja impresif hingga Juli 2025 dengan peningkatan pendapatan premi sebesar 30,34% menjadi Rp2,64 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp2,03 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia ( Jasindo ) mencatat kinerja impresif hingga Juli 2025 dengan peningkatan pendapatan premi sebesar 30,34% menjadi Rp2,64 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp2,03 triliun. Pertumbuhan ini disertai perbaikan kualitas portofolio yang tercermin dari penurunan klaim bruto sebesar 22,10% menjadi Rp849,94 miliar dari sebelumnya Rp1,09 triliun.

Dari sisi profitabilitas, Jasindo membukukan hasil underwriting Rp260,61 miliar atau tumbuh 23,35% dibandingkan Rp211,27 miliar di Juli 2024. Hasil investasi juga meningkat 6,55% menjadi Rp157,92 miliar, mendorong laba perusahaan melonjak 57,83% menjadi Rp112,92 miliar dari Rp71,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cara Asuransi Jasindo Menegaskan Komitmen Pembangunan Keberlanjutan

Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema menyampaikan, bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi strategi bisnis dan manajemen risiko yang ketat. “Kami berfokus pada penguatan portofolio dengan pendekatan selektif dan berbasis analisis risiko, sehingga pertumbuhan premi sejalan dengan peningkatan kualitas hasil underwriting,” ujarnya.

Pertumbuhan premi juga ditopang oleh kinerja positif di hampir seluruh lini bisnis utama. Engineering mencatat lonjakan tertinggi dengan kenaikan 306,51%, diikuti oleh Liability yang naik 113,76%. Sementara lini Cargo, Property, dan Engineering Onshore juga tumbuh signifikan masing-masing sebesar 36,23%, 13,59%, dan 19,03%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
FIFGROUP Pamer Gedung...
FIFGROUP Pamer Gedung Mewah dan Atap Listrik Matahari!
Rekomendasi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved