Rincian 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026, Lengkap dengan Alokasi Anggarannya
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia harus menjadi pelopor energi bersih dunia," tegasnya.
Secara keseluruhan, RAPBN 2026 akan mengalokasikan dukungan fiskal sebesar Rp402,4 triliun untuk ketahanan energi melalui subsidi energi yang tepat sasaran, insentif perpajakan, pengembangan EBT, dan penyediaan listrik desa.
Pemerintah akan mempercepat proyek hilirisasi dengan nilai investasi sekitar USD38 miliar dan memberikan dukungan APBN 2026 untuk pembangunan 770.000 rumah bagi rakyat. Selain hilirisasi proyek strategis, ada juga program 3 juta rumah rakyat (FLPP, BSPS, serta PPN DTP).
Secara keseluruhan, RAPBN 2026 akan mengalokasikan dukungan fiskal sebesar Rp402,4 triliun untuk ketahanan energi melalui subsidi energi yang tepat sasaran, insentif perpajakan, pengembangan EBT, dan penyediaan listrik desa.
3. Pembangunan Generasi Unggul Melalui Program MBG
Prabowo menyatakan bahwa generasi unggul lahir dari tubuh yang sehat dan gizi yang terpenuhi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi prioritas dengan alokasi anggaran Rp335 triliun pada 2026. Program ini ditargetkan menjangkau 82,9 juta siswa, ibu hamil, dan balita, serta akan memberdayakan UMKM, petani, nelayan, dan peternak.4. Pendidikan Bermutu untuk SDM Unggul
Pemerintah berkomitmen untuk mengalokasikan 20% dari APBN atau sekitar Rp757,8 triliun untuk pendidikan. Anggaran ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Fokusnya adalah meningkatkan kualitas guru, memperkuat pendidikan vokasi, dan menyediakan beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 21,1 juta siswa dan KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa.5. Kesehatan Berkualitas yang Adil dan Merata
Prabowo menegaskan bahwa kesehatan adalah hak setiap warga negara. Anggaran kesehatan 2026 sebesar Rp244 triliun akan difokuskan untuk memperkuat Jaminan Kesehatan Nasional, merevitalisasi rumah sakit, dan mempercepat penurunan stunting. Pemerintah akan menanggung sepenuhnya biaya asuransi kesehatan bagi 96,8 juta jiwa masyarakat miskin dan rentan.6. Penguatan Ekonomi Rakyat Melalui Koperasi Desa/Kelurahan
Untuk menghidupkan perekonomian rakyat, pemerintah membentuk 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi yang rumit, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan di pedesaan dengan dukungan pendanaan murah dari Bank Himbara.7. Pertahanan Semesta untuk Kedaulatan Bangsa
Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat pertahanan semesta. Pemerintah akan memodernisasi alat utama sistem pertahanan, memperkuat komponen cadangan, dan memberdayakan industri strategis nasional untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.8. Percepatan Investasi dan Perdagangan Global, hingga Perumahan
Agenda terakhir adalah percepatan investasi dan perdagangan global. APBN akan berfungsi sebagai katalis, sementara peran Danantara dan swasta diperkuat sebagai motor penggerak ekonomi. Baca Juga: Prabowo Minta Danantara Setor Minimal Rp808 Triliun per Tahun ke NegaraPemerintah akan mempercepat proyek hilirisasi dengan nilai investasi sekitar USD38 miliar dan memberikan dukungan APBN 2026 untuk pembangunan 770.000 rumah bagi rakyat. Selain hilirisasi proyek strategis, ada juga program 3 juta rumah rakyat (FLPP, BSPS, serta PPN DTP).
(akr)
Lihat Juga :