Gaungkan Selatan Global, China dan Brasil Bakal Umumkan Induk BRICS Baru

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:30 WIB
loading...
Gaungkan Selatan Global,...
China dan Brasil berencana mengumumkan induk BRICS baru. FOTO/Watcher Guru
A A A
JAKARTA - China dan Brasil berencana mengumumkan induk BRICS yang baru untuk membantu negara-negara selatan global melawan pengaruh Amerika Serikat (AS) terhadap perdagangan dan tarif. Rencana induk tersebut bertujuan untuk meningkatkan posisi negara-negara selatan global dan menentang tekanan ekonomi Gedung Putih.

Aliansi tersebut sedang berupaya untuk memperkuat hubungan strategis dengan ekonomi yang sedang berkembang dan bersatu sebagai sebuah kelompok meskipun ada perbedaan di antara mereka. Perang dagang Washington yang tak henti-hentinya membuat negara-negara berkembang mengejar agenda lokal untuk mencapai tujuan mereka dan menghindari ancaman Trump.

Baca Juga: 7 Negara Amerika Latin Antusias Gabung BRICS, Apa yang Terjadi dengan AS?

Menurut laporan Watcher Guru, perkembangan ini memberikan aliansi lebih banyak kekuatan untuk mengejar sentimen anti-AS dan memanfaatkan ketidakpuasan yang semakin meningkat. Oleh karena itu, China dan Brasil berada di garis depan rencana besar BRICS untuk selatan global.

Pengumuman tersebut bisa segera dibuat, bersama dengan pernyataan bersama melawan kebijakan perdagangan AS. Aspirasi ekonomi BRICS semakin berkembang dengan rencana induk ambisius untuk dominasi keuangan melalui dunia multivaluta. Dolar AS adalah apa yang menghambat pertumbuhan mereka, dan perlahan mengakhiri ketergantungan pada mata uang tersebut.

Trump sebagian besar tetap diam sejak seminggu setelah mengancam blok yang terdiri dari 10 negara dengan tarif. Namun, rencana BRICS yang akan datang untuk Selatan Global oleh Tiongkok dan Brasil tetap dirahasiakan.

Kemungkinan besar, pemerintahan Xi Jinping dapat mendorong yuan China sebagai mata uang alternatif di kawasan tersebut. China sedang bekerja untuk mendorong internasionalisasi yuan agar menjadi alternatif yang dapat diakses untuk dolar AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Rekomendasi
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Berita Terkini
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Infografis
Pasifik Jadi Medan Adu...
Pasifik Jadi Medan Adu Kuat Kapal Induk AS dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved