Status Bandara Internasional Bakal Dicabut jika 2 Tahun Tak Produktif

Senin, 18 Agustus 2025 - 17:06 WIB
loading...
Status Bandara Internasional...
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemberian status bandara internasional baru akan di evaluasi dalam kurun waktu 2 tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan ( Menhub ) Dudy Purwagandhi mengatakan pemberian status bandara internasional baru akan di evaluasi dalam kurun waktu 2 tahun. Jika bandara tergolong sepi, maka status bandara Internasional akan dipertimbangkan untuk dicabut.

Menhub mengatakan pemberian status bandara internasional merupakan upaya pemerintah untuk memberikan lebih banyak opsi bagi maskapai dalam maupun luar negeri masuk ke Indonesia dengan pintu yang lebih banyak. Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat wisatawan asing datang ke Indonesia.

"Kita lihat apakah dalam waktu 2 tahun itu bagaimana traficnya di bandara-bandara (internasional). Apakah bisa ditutup, bisa saja. Karena itu adalah bagian dari evaluasi," ujarnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kemenhub Tetapkan 40 Bandara Internasional Baru, Ini Daftarnya

Namun demikian, Menhub mengatakan nantinya penutupan bandara internasional itu akan melibatkan juga banyak pihak. Termasuk menghitung pertimbangan Pemerintah Daerah, perusahaan maskapai, hingga Kementerian/Lembaga lainnya.

"Karena kita juga tidak bisa memaksakan, misalnya Emirates, Qatar, Turki Airlines, untuk masuk juga. Mereka punya hitungan sendiri, mereka akan melihat market-nya seperti apa," tambahnya.

Pembukaan bandara internasional ini ditargetkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Paling tidak, jumlah kunjungan bisa pulih atau normal seperti sebelum pandemi covid 19 mewabah.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, trafik penerbangan rute internasional memang lebih cepat pulih dari pandemi covid 19 ketimbang trafik penerbangan rute-rute domestik.

Direktur Navigasi Penerbangan, Kementerian Perhubungan, Syamsu Rizal mengatakan realisasi trafik penumpang rute internasional pada tahun 2019 tercatat sebanyak 37 juta penumpang. Sedangkan posisi trafik rute penerbangan periode tahun 2024 sebanyak 35,9 juta penumpang. Alias sudah hampir balik pada posisi trafik sebelum pandemi. Pertumbuhan trafik rute internasional tahun 2024 23 persen terhadap tahun 2023.

"Nah memang ini penumpang pesawat sudah berangsur pulih, sejak covid 19. Pada tahun 2024 tingkat penumpang internasional itu sudah 96 persen dibandingkan tahun 2019. Jadi memang internasional ini lebih cepat pulih. Diprediksi mencapai 100 persen pada tahun ini" ujarnya dalam media briefing di Jakarta, dikutip Sabtu (9/8).

Baca Juga: Sempat Dicabut, Ini Alasan Pemerintah Kembali Obral Status Bandara Internasional

Sedangkan untuk trafik penumpang rute penerbangan domestik pada tahun 2019 sebanyak 79,4 juta penumpang per tahun. Adapun posisi trafik pada tahun 2024 sebanyak 65,9 juta penumpang. Pertumbuhan trafik rute domestik pada tahun 2024 0 persen terhadap tahun 2023.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved