MERC 2025 Resmi Ditutup, Freeport Indonesia Jadi Overall Winner

Senin, 18 Agustus 2025 - 20:35 WIB
loading...
MERC 2025 Resmi Ditutup,...
Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2025 resmi ditutup bertepatan dengan HUT RI ke-80 di Garuda Rescue Nusantara (GRN), Balikpapan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2025 resmi ditutup bertepatan dengan HUT RI ke-80 di Garuda Rescue Nusantara (GRN), Balikpapan. Akhir acara ini menjadi puncak empat hari kegiatan yang memadukan nasionalisme, keterampilan penyelamatan, serta solidaritas kemanusiaan.

Hari terakhir dimulai dengan upacara peringatan kemerdekaan yang diikuti 18 tim peserta, juri, panitia, dan penonton. Suasana khidmat ini berlanjut ke Individual Skill Test dan Firefighter Combat Challenge, sebelumnya para peserta telah menyelesaikan tantangan High Angle Rescue, Road Crash Rescue, Structural Fire Fighting Rescue, Confined Space Rescue, dan Underwater Rescue & Recovery, dan Theory Test.

Baca Juga: Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat

Closing Ceremony menjadi momen puncak dengan pengumuman para juara dari seluruh kategori. PT Freeport Indonesia tampil sebagai Overall Winner, disusul PT Cipta Kridatama dan PT Berau Coal. Sementara itu, kiprah tim tamu asal Australia, Northern Star Resources, menjadi sorotan tersendiri.

Tim ini sukses meraih podium di beberapa kategori seperti Road Crash Rescue dan Confined Space Rescue, sekaligus mendapat penghargaan Best Team Safety. Kehadiran mereka menegaskan IMERC sebagai ajang berskala internasional yang mempertemukan rescuer Indonesia dengan komunitas global.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Brigjen TNI Marsekal Edy Prakoso, menegaskan relevansi IMERC dengan tantangan zaman.

"Kita semua menyadari bahwa tantangan dunia ketanggapdaruratan semakin kompleks. Bencana alam datang lebih sering, risiko industri makin beragam, dan kebutuhan tim penyelamat makin mendesak. Di sinilah IMERC hadir sebagai wadah untuk membangun kesiapan bersama," ujarnya melalui siaran pers, Senin (18/8).

Senada dengan itu, Kepala Inspektur Tambang, Hendra Gunawan, mengaitkan filosofi IMERC dengan momentum HUT RI ke-80.

"Desain perayaan kemerdekaan tahun ini menggambarkan angka 80 yang saling terhubung tanpa ujung. Itu melambangkan persatuan dan kedaulatan sebagai dasar menuju Indonesia maju. IMERC, dengan pilar Training, Challenge, dan Charity, jelas sejalan dengan semangat kebangsaan itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Ketua Yayasan Garuda Rescue Nusantara sekaligus Ketua Pelaksana IMERC 2025, Adri Thanada, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta.

"Kalian semua adalah pemenang sejati. Setiap keringat dan kerja keras yang diberikan merupakan kontribusi nyata untuk ketangguhan Indonesia. Mari kita terus berdiri di garda terdepan demi bangsa yang lebih siap dan bermartabat di mata dunia," ujarnya.

Sementara, Sue Steele, perwakilan MERC Australia, memuji penyelenggaraan IMERC 2025. “Fasilitas di sini luar biasa, benar-benar menciptakan simulasi yang realistis untuk menguji skill rescuer di bawah tekanan. Ini adalah kompetisi dengan standar kelas dunia, dan MERC sangat bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan IMERC,” ucapnya.

IMERC 2025 juga membawa dampak positif di luar kompetisi. Acara ini melibatkan kolaborasi dengan UMKM lokal, menyalurkan bantuan sosial ke panti asuhan dan NGO, serta menyerap lebih dari 300 tenaga kerja. Lebih dari 1.000 pengunjung hadir langsung di lokasi, dengan dukungan lebih dari 20 ribu penonton daring melalui kanal resmi GRN.

Kehadiran Northern Star Resources sebagai tim internasional juga menambah warna tersendiri. "Kami merasa terhormat bisa ikut serta di IMERC 2025. Ajang ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tapi juga memperkuat persahabatan antara rescuer Indonesia dan Australia," ujar Maritza yang merupakan kapten Northern Star Resources. Dengan berakhirnya IMERC 2025, Yayasan Garuda Rescue Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas rescuer Indonesia dan memperluas jaringan internasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Bahlil Pastikan Kenaikan...
Bahlil Pastikan Kenaikan Royalti Tambang Belum Akan Diterapkan Juni 2026
Hasil Pengeboran Positif...
Hasil Pengeboran Positif di Kolokoa, EMAS Bidik Tambahan 600.000 Ons Emas
Freeport Targetkan Produksi...
Freeport Targetkan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Legalisasi Tambang Rakyat...
Legalisasi Tambang Rakyat Beri Kepastian Hukum Penambang Kecil
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved