Anggaran Belanja Pusat dan Daerah Timpang, Ekonom Wanti-wanti Bahayanya
Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rincian 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026, Lengkap dengan Alokasi Anggarannya
"Di sisi lain, daerah bisa merasa kehilangan ruang fiskal, yang berujung pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap komitmen negara dalam mendukung otonomi daerah," pungkas Syafruddin.
Postur RAPBN 2026
- Pendapatan Negara: Rp3.147,7 T.
- Belanja Negara: Rp3.786,5 T (fokus, efisien, produktif).
- Defisit: Rp638,8 T (2,48% PDB)
- Keseimbangan primer menuju positif, utang terkendali dalam batas aman.
Asumsi Makro RAPBN 2026
"Di sisi lain, daerah bisa merasa kehilangan ruang fiskal, yang berujung pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap komitmen negara dalam mendukung otonomi daerah," pungkas Syafruddin.
Postur RAPBN 2026
- Pendapatan Negara: Rp3.147,7 T.
- Belanja Negara: Rp3.786,5 T (fokus, efisien, produktif).
- Defisit: Rp638,8 T (2,48% PDB)
- Keseimbangan primer menuju positif, utang terkendali dalam batas aman.
Asumsi Makro RAPBN 2026
Lihat Juga :