Tak Gubris Tekanan AS, Rusia Tegaskan Akan Terus Memasok Minyak ke India Tanpa Terputus

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:39 WIB
loading...
Tak Gubris Tekanan AS,...
Rusia memastikan akan terus memasok minyak mentah ke India di tengah tekanan AS. FOTO/Reuters
A A A
NEW DELHI - Rusia memastikan akan terus memasok minyak mentah ke India, bahkan di tengah ketegangan global dan sanksi yang terus membayangi. Melalui mekanisme khusus, Moskow menjamin pasokan energi ke salah satu mitra dagang terpentingnya di Asia tersebut akan tetap stabil dan tidak terganggu oleh tekanan eksternal.

Jaminan tersebut disampaikan Pejabat Kedutaan Besar Rusia di New Delhi, Roman Babushkin, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (20/8). Babushkin yang menjabat sebagai charge d'affaires Rusia di India, mengungkapkan negaranya telah mengembangkan mekanisme yang sangat spesial untuk memastikan kelangsungan pasokan minyak.

Mekanisme ini dirancang khusus agar perdagangan minyak antara kedua negara tetap berjalan lancar, meskipun India terus membeli minyak mentah Rusia dalam volume besar di tengah sanksi Barat. Menurut Babushkin, impor minyak India dari Rusia akan dipertahankan pada level saat ini dan tidak ada gangguan yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Jaminan ini sangat krusial bagi India, yang menjadi salah satu importir terbesar minyak Rusia sejak sanksi Barat diberlakukan pasca konflik di Ukraina.

"Rusia telah mengembangkan mekanisme yang sangat khusus agar pasokan minyak tetap berlanjut. Kami pastikan impor India akan bertahan pada level saat ini tanpa gangguan dalam waktu dekat," ujar Babushkin," dikutip dari Daily Times, Rabu (20/8).

Baca Juga: Pertemuan Trump-Zelenskiy Didihkan Harga Minyak, India Didesak Hentikan Impor dari Rusia

Menyusul pernyataan tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan mengunjungi India akhir tahun ini. Meskipun tanggal kunjungan belum dapat dipastikan, pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi telah direncanakan. Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas kerja sama energi dan hubungan ekonomi yang lebih luas.

Di sisi lain, kebijakan AS terhadap India telah menimbulkan tanda tanya. Washington mengumumkan tarif 25% untuk beberapa ekspor India yang akan berlaku mulai 28 Agustus. Langkah ini dikaitkan dengan perdagangan minyak India yang terus berlanjut dengan Rusia. Namun, AS tidak memberlakukan tarif serupa pada China, meskipun Beijing juga memiliki kesepakatan energi dengan Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Rekomendasi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved