Perkuat UMKM Perempuan Lewat Pendampingan Berkelanjutan
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 22:28 WIB
loading...
Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood telah berjalan sejak tahun 2017 dan merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Foto/Dok
A
A
A
BANDUNG - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk ( Garudafood ) bersama Daarut Tauhiid (DT) Peduli menyelenggarakan acara apresiasi komunitas UMKM ibu rumah tangga sebagai bagian dari penutupan Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serba Guna Daarul Hajj, Bandung, Jawa Barat ini dihadiri oleh 150 kelompok wirausaha yang hadir secara hybrid dari berbagai daerah seperti Bandung, Rancaekek, Padalarang, Banjaran, Tasikmalaya, Garut dan Cianjur. Acara ini menjadi momentum penting untuk memberikan penghargaan atas semangat dan konsistensi para pelaku UMKM sekaligus ajang silaturahmi antar komunitas.
Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood telah berjalan sejak tahun 2017 dan merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini fokus pada pemberdayaan ibu rumah tangga melalui peningkatan kreativitas dan ide bisnis, perluasan akses pasar serta pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya membuka peluang peningkatan pendapatan, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya ekosistem wirausaha lokal yang tangguh. Baca Juga: Dorong Ekonomi Inklusif, Kampung Wirausaha Garudafood Berdayakan UMKM
Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana meyakini, bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga harus dilanjutkan dengan pendampingan dan inkubasi agar usaha dapat benar-benar mandiri dan tumbuh.
"Tahun ini, keberhasilan Program Kampung Wirausaha Garudafood tercermin dari lahirnya ide-ide bisnis yang inovatif, pemasaran yang kreatif, optimalisasi konten di media sosial, hingga perluasan jalur Distribusi. Inisiatif ini membuktikan bahwa ibu-ibu rumah tangga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ungkap Dian Astriana.
![Perkuat UMKM Perempuan Lewat Pendampingan Berkelanjutan]()
Selain menerima pelatihan kewirausahaan, para peserta juga mendapat pelatihan capacity building dalam hal branding, pemasaran digital serta literasi keuangan. Pelatihan ini membuat para pelaku UMKM binaan menjadi lebih tangguh dan percaya diri dalam bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Ketua Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid, Bascharul Asana menambahkan, “Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial mampu melahirkan dampak sosial-ekonomi yang luas. Para ibu rumah tangga kini tidak hanya membantu ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah”.
Penutupan program ini turut diisi dengan rangkaian kegiatan seperti pemberian apresiasi kepada kelompok UMKM terbaik berupa reward khusus, sekaligus membagikan beragam doorprize menarik yang menambah antusiasme peserta.
Tidak hanya itu, penutupan Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood juga menghadirkan sesi motivasi kewirausahaan dari pembicara eksternal yang memberikan perspektif segar mengenai peluang dan tantangan dunia usaha. Para peserta pun berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman melalui sesi sharing experience yang menjadi ruang kolaborasi sekaligus memperkuat jejaring bisnis di antara komunitas.
Hingga pertengahan 2025, Kampung Wirausaha memiliki lebih dari 600 komunitas binaan di sejumlah wilayah seperti Jabodetabek, Bandung, Gresik, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Sukabumi dengan keanggotaan tumbuh lebih dari 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Ke depan, Kampung Wirausaha Garudafood berkomitmen untuk memperluas jaringan ke wilayah lain.
Baca Juga: Dorong Transisi Energi, Garudafood Pakai Motor Listrik untuk Operasional
Melalui program Kampung Wirausaha, Garudafood menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis masyarakat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), inisiatif ini tidak hanya membuka peluang usaha dan pekerjaan yang layak, tetapi juga membantu masyarakat memiliki sumber pendapatan berkelanjutan guna mengurangi kesenjangan ekonomi di tingkat daerah serta mendukung pemberdayaan perempuan .
Dengan adanya dukungan berkelanjutan, diharapkan UMKM binaan ini dapat terus berkembang secara mandiri, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Garudafood optimistis program Kampung Wirausaha Garudafood akan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi wirausaha baru yang tangguh, inovatif, dan meningkatkan daya saing produk UMKM.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serba Guna Daarul Hajj, Bandung, Jawa Barat ini dihadiri oleh 150 kelompok wirausaha yang hadir secara hybrid dari berbagai daerah seperti Bandung, Rancaekek, Padalarang, Banjaran, Tasikmalaya, Garut dan Cianjur. Acara ini menjadi momentum penting untuk memberikan penghargaan atas semangat dan konsistensi para pelaku UMKM sekaligus ajang silaturahmi antar komunitas.
Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood telah berjalan sejak tahun 2017 dan merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini fokus pada pemberdayaan ibu rumah tangga melalui peningkatan kreativitas dan ide bisnis, perluasan akses pasar serta pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya membuka peluang peningkatan pendapatan, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya ekosistem wirausaha lokal yang tangguh. Baca Juga: Dorong Ekonomi Inklusif, Kampung Wirausaha Garudafood Berdayakan UMKM
Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana meyakini, bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga harus dilanjutkan dengan pendampingan dan inkubasi agar usaha dapat benar-benar mandiri dan tumbuh.
"Tahun ini, keberhasilan Program Kampung Wirausaha Garudafood tercermin dari lahirnya ide-ide bisnis yang inovatif, pemasaran yang kreatif, optimalisasi konten di media sosial, hingga perluasan jalur Distribusi. Inisiatif ini membuktikan bahwa ibu-ibu rumah tangga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ungkap Dian Astriana.
.jpg)
Selain menerima pelatihan kewirausahaan, para peserta juga mendapat pelatihan capacity building dalam hal branding, pemasaran digital serta literasi keuangan. Pelatihan ini membuat para pelaku UMKM binaan menjadi lebih tangguh dan percaya diri dalam bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Ketua Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid, Bascharul Asana menambahkan, “Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial mampu melahirkan dampak sosial-ekonomi yang luas. Para ibu rumah tangga kini tidak hanya membantu ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah”.
Penutupan program ini turut diisi dengan rangkaian kegiatan seperti pemberian apresiasi kepada kelompok UMKM terbaik berupa reward khusus, sekaligus membagikan beragam doorprize menarik yang menambah antusiasme peserta.
Tidak hanya itu, penutupan Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood juga menghadirkan sesi motivasi kewirausahaan dari pembicara eksternal yang memberikan perspektif segar mengenai peluang dan tantangan dunia usaha. Para peserta pun berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman melalui sesi sharing experience yang menjadi ruang kolaborasi sekaligus memperkuat jejaring bisnis di antara komunitas.
Hingga pertengahan 2025, Kampung Wirausaha memiliki lebih dari 600 komunitas binaan di sejumlah wilayah seperti Jabodetabek, Bandung, Gresik, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Sukabumi dengan keanggotaan tumbuh lebih dari 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Ke depan, Kampung Wirausaha Garudafood berkomitmen untuk memperluas jaringan ke wilayah lain.
Baca Juga: Dorong Transisi Energi, Garudafood Pakai Motor Listrik untuk Operasional
Melalui program Kampung Wirausaha, Garudafood menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis masyarakat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), inisiatif ini tidak hanya membuka peluang usaha dan pekerjaan yang layak, tetapi juga membantu masyarakat memiliki sumber pendapatan berkelanjutan guna mengurangi kesenjangan ekonomi di tingkat daerah serta mendukung pemberdayaan perempuan .
Dengan adanya dukungan berkelanjutan, diharapkan UMKM binaan ini dapat terus berkembang secara mandiri, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Garudafood optimistis program Kampung Wirausaha Garudafood akan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi wirausaha baru yang tangguh, inovatif, dan meningkatkan daya saing produk UMKM.
(akr)
Lihat Juga :