Pertamina Patra Niaga Latih Pengelola SPBU Jaga Keandalan Pasokan BBM
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:45 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB memperkuat keandalan pasokan dan layanan SPBU melalui sosialisasi topologi kelistrikan dan digitalisasi SPBU. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus memperkuat keandalan pasokan dan layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melalui sosialisasi topologi kelistrikan dan digitalisasi SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional SPBU tetap aman, efisien, dan siap melayani masyarakat, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi BBM tinggi.
Sosialisasi ini digelar di Bogor dan dihadiri 200 pemilik serta manajer SPBU. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian program yang akan berlanjut ke sejumlah kota lain, seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cirebon, dan Sukabumi.
Sales Area Manager Retail Jabode, Sadli Ario Priambodo, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola SPBU mengenai risiko gangguan kelistrikan, khususnya dari sambaran petir, yang dapat merusak perangkat digitalisasi. "Kami ingin memastikan semua pengelola memahami pentingnya perlindungan perangkat digital sekaligus mengoptimalkan sistem digitalisasi agar layanan lebih andal dan efektif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Kemitraan dengan Supplier Produk Kilang
Selain membahas aspek keamanan kelistrikan, sosialisasi ini juga mengulas pemanfaatan fitur digitalisasi SPBU secara tepat dan bertanggung jawab. Dengan sistem digital yang berfungsi optimal, operasional SPBU diharapkan semakin efisien, meminimalkan risiko kesalahan, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
Dalam kegiatan ini, narasumber dari Tim Channel Digitalization Operation, Atas Hasibuan dan Wahyudi Wirjanto, memberikan penjelasan teknis kepada para pengelola SPBU. Mereka menekankan pentingnya pemeliharaan dan pengoperasian sistem digital secara benar agar perangkat yang terpasang dapat mendukung efektivitas kerja sekaligus menjaga kelancaran pasokan BBM ke masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong peningkatan kualitas operasional SPBU. "Kegiatan ini memberikan tambahan informasi penting bagi pengelola dalam menjalankan operasional ke depan. Program seperti ini akan terus kami lakukan untuk mendukung kualitas layanan ke masyarakat," katanya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tebar Promo Kemerdekaan, Ini Daftarnya
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi menjaga keandalan SPBU. Standar keamanan yang lebih tinggi dan pemanfaatan teknologi digital menjadi strategi kunci untuk menghadapi tantangan operasional sekaligus memastikan pasokan BBM tetap terjaga.
Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat sekaligus mendukung kelangsungan bisnis SPBU yang berkelanjutan. Dengan sistem operasional yang andal, SPBU dapat memberikan pelayanan terbaik, terutama di saat kebutuhan BBM meningkat, misalnya pada musim liburan atau kondisi darurat.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus mengembangkan teknologi dan sistem proteksi kelistrikan yang lebih mutakhir. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan distribusi BBM, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengelola SPBU dan konsumen.
Sosialisasi ini digelar di Bogor dan dihadiri 200 pemilik serta manajer SPBU. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian program yang akan berlanjut ke sejumlah kota lain, seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cirebon, dan Sukabumi.
Sales Area Manager Retail Jabode, Sadli Ario Priambodo, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola SPBU mengenai risiko gangguan kelistrikan, khususnya dari sambaran petir, yang dapat merusak perangkat digitalisasi. "Kami ingin memastikan semua pengelola memahami pentingnya perlindungan perangkat digital sekaligus mengoptimalkan sistem digitalisasi agar layanan lebih andal dan efektif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Kemitraan dengan Supplier Produk Kilang
Selain membahas aspek keamanan kelistrikan, sosialisasi ini juga mengulas pemanfaatan fitur digitalisasi SPBU secara tepat dan bertanggung jawab. Dengan sistem digital yang berfungsi optimal, operasional SPBU diharapkan semakin efisien, meminimalkan risiko kesalahan, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
Dalam kegiatan ini, narasumber dari Tim Channel Digitalization Operation, Atas Hasibuan dan Wahyudi Wirjanto, memberikan penjelasan teknis kepada para pengelola SPBU. Mereka menekankan pentingnya pemeliharaan dan pengoperasian sistem digital secara benar agar perangkat yang terpasang dapat mendukung efektivitas kerja sekaligus menjaga kelancaran pasokan BBM ke masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong peningkatan kualitas operasional SPBU. "Kegiatan ini memberikan tambahan informasi penting bagi pengelola dalam menjalankan operasional ke depan. Program seperti ini akan terus kami lakukan untuk mendukung kualitas layanan ke masyarakat," katanya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tebar Promo Kemerdekaan, Ini Daftarnya
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi menjaga keandalan SPBU. Standar keamanan yang lebih tinggi dan pemanfaatan teknologi digital menjadi strategi kunci untuk menghadapi tantangan operasional sekaligus memastikan pasokan BBM tetap terjaga.
Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat sekaligus mendukung kelangsungan bisnis SPBU yang berkelanjutan. Dengan sistem operasional yang andal, SPBU dapat memberikan pelayanan terbaik, terutama di saat kebutuhan BBM meningkat, misalnya pada musim liburan atau kondisi darurat.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus mengembangkan teknologi dan sistem proteksi kelistrikan yang lebih mutakhir. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan distribusi BBM, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengelola SPBU dan konsumen.
(nng)
Lihat Juga :