Inovasi Terbaru Prodia Bidik Pasar Healthtech yang Tumbuh Pesat
Minggu, 24 Agustus 2025 - 18:52 WIB
loading...
PT Prodia Digital Indonesia, anak usaha PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), memperkuat portofolio bisnis kesehatan digitalnya melalui inovasi terbaru. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Prodia Digital Indonesia, anak usaha PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), memperkuat portofolio bisnis kesehatan digitalnya melalui inovasi terbaru, Online Brain Function Screening, yang dihadirkan dalam aplikasi U by Prodia.
Layanan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Neurowyzr Pte. Ltd dari Singapura. Kolaborasi ini ditandai dengan konferensi pers yang digelar di Jakarta, Sabtu (23/8).
Direktur Utama PT Prodia Digital Indonesia, Liana Kuswandi, menyatakan inovasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang mudah diakses, berbasis sains, dan berfokus pada pencegahan.
"Dengan diluncurkannya Online Brain Function Screening, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan otak sejak dini," ujar Liana Kuswandi.
Baca Juga: Kamu dan Bestie Selalu Bareng? Tapi Tubuh Kalian Belum Tentu Sama!
Layanan skrining berbasis neuro-digital ini dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi dini gejala penurunan fungsi kognitif, seperti gangguan memori, konsentrasi, dan logika berpikir. Gejala ini sering kali tidak disadari namun dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup.
Direktur Bisnis & Produk PT Prodia Digital Indonesia, Andri Hidayat, menambahkan bahwa layanan ini mengintegrasikan teknologi digital dan sains neurokognitif untuk menawarkan cara skrining yang proaktif. "Masyarakat dapat melakukan pemeriksaan secara digital tanpa harus menunggu gejala muncul," jelas Andri.
Online Brain Function Screening dirancang dalam bentuk simulasi interaktif menyerupai game yang dapat diakses mandiri kapan saja melalui aplikasi U by Prodia. Pengguna dapat mendapatkan insight awal mengenai kondisi fungsi otaknya hanya dalam hitungan menut.
Meski bukan alat diagnostik, skrining ini dapat menjadi langkah awal yang praktis. dr. Fivi Kurniawati, M.M, seorang dokter dan Key Opinion Leader, menyatakan deteksi dini memungkinkan intervensi dilakukan lebih cepat untuk menjaga kualitas hidup.
"Brain testing bukan hanya penting bagi lansia atau pasien dengan keluhan, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjaga kualitas hidup optimal di masa depan," katanya.
Baca Juga: Kesehatan Sebagai Bentuk Cinta yang Tak Terlihat
Selain fitur terbaru tersebut, U by Prodia juga telah memiliki fitur Met-U untuk membantu pengguna mengukur, mengelola, dan memantau kondisi kesehatan metabolik mereka secara personal. Berbagai inovasi yang digencarkan melalui U by Prodia ini berkontribusi pada kinerja positif anak usaha PRDA tersebut, seiring dengan pertumbuhan pasar healthtech yang semakin pesat di Indonesia.
Layanan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Neurowyzr Pte. Ltd dari Singapura. Kolaborasi ini ditandai dengan konferensi pers yang digelar di Jakarta, Sabtu (23/8).
Direktur Utama PT Prodia Digital Indonesia, Liana Kuswandi, menyatakan inovasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang mudah diakses, berbasis sains, dan berfokus pada pencegahan.
"Dengan diluncurkannya Online Brain Function Screening, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan otak sejak dini," ujar Liana Kuswandi.
Baca Juga: Kamu dan Bestie Selalu Bareng? Tapi Tubuh Kalian Belum Tentu Sama!
Layanan skrining berbasis neuro-digital ini dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi dini gejala penurunan fungsi kognitif, seperti gangguan memori, konsentrasi, dan logika berpikir. Gejala ini sering kali tidak disadari namun dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup.
Direktur Bisnis & Produk PT Prodia Digital Indonesia, Andri Hidayat, menambahkan bahwa layanan ini mengintegrasikan teknologi digital dan sains neurokognitif untuk menawarkan cara skrining yang proaktif. "Masyarakat dapat melakukan pemeriksaan secara digital tanpa harus menunggu gejala muncul," jelas Andri.
Online Brain Function Screening dirancang dalam bentuk simulasi interaktif menyerupai game yang dapat diakses mandiri kapan saja melalui aplikasi U by Prodia. Pengguna dapat mendapatkan insight awal mengenai kondisi fungsi otaknya hanya dalam hitungan menut.
Meski bukan alat diagnostik, skrining ini dapat menjadi langkah awal yang praktis. dr. Fivi Kurniawati, M.M, seorang dokter dan Key Opinion Leader, menyatakan deteksi dini memungkinkan intervensi dilakukan lebih cepat untuk menjaga kualitas hidup.
"Brain testing bukan hanya penting bagi lansia atau pasien dengan keluhan, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjaga kualitas hidup optimal di masa depan," katanya.
Baca Juga: Kesehatan Sebagai Bentuk Cinta yang Tak Terlihat
Selain fitur terbaru tersebut, U by Prodia juga telah memiliki fitur Met-U untuk membantu pengguna mengukur, mengelola, dan memantau kondisi kesehatan metabolik mereka secara personal. Berbagai inovasi yang digencarkan melalui U by Prodia ini berkontribusi pada kinerja positif anak usaha PRDA tersebut, seiring dengan pertumbuhan pasar healthtech yang semakin pesat di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :