Agentic AI Bisa Jadi Solusi bagi Perusahaan agar Bisnis Makin Lincah

Minggu, 24 Agustus 2025 - 10:11 WIB
loading...
Agentic AI Bisa Jadi...
Menurut Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), Jip Ivan Sutanto, untuk dapat menjalankan teknologi Agentic AI dengan optimal, perusahaan mesti menggunakan solusi-solusi andal. Foto/Dok
A A A
SEMARANG - Teknologi yang membantu pekerjaan manusia, seperti pekerjaan tertentu di perusahaan telah berkembang begitu cepat. Jika sebelumnya pekerjaan digerakkan oleh teknologi Robotic Process Automation (RPA), Traditional AI, dan Generative AI (GenAI) , kini proses bisnis didorong oleh kecanggihan Agentic AI.

Tidak seperti GenAI yang baru sebatas membantu menghasilkan konten, Agentic AI bahkan bisa mengeksekusi pekerjaan secara otonom. Dengan Agentic AI, perusahaan dapat melakukan otomatisasi alur kerja yang kompleks. Antara lain mengoptimasi kampanye pemasaran, mengelola interaksi pelanggan, dan meningkatkan akurasi dalam berbagai diagnostik.

Agentic AI juga memaksimalkan efisiensi, mendongkrak pendapatan, mendeteksi ancaman siber, dan mengambil keputusan bisnis lebih cepat. Semua itu dilakukan tanpa campur tangan manusia lagi. Maka merujuk pada data Dimension Market Research, wajar jika nilai pasar Agentic AI global diyakini bakal melesat dari USD7,4 miliar pada 2025 menjadi USD171,2 miliar pada 2034.

Baca Juga: Indonesia Naik Level di Era AI, GenAI Jadi Jurus Sakti Masa Depan!

Namun menurut Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), Jip Ivan Sutanto, untuk dapat menjalankan teknologi Agentic AI dengan optimal, perusahaan mesti menggunakan solusi-solusi andal.

Jip Ivan menyebutkan, setidaknya ada solusi yang memungkinkan perusahaan mengimplementasikan Agentic AI secara tepat, yakni Microsoft 365 Copilot. Ia menjelaskan, Microsoft 365 Copilot merupakan asisten AI yang terintegrasi dengan aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan Teams.

"Solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dengan memberikan saran dan bantuan secara real-time berdasarkan konteks pekerjaan," kata Jip Ivan pada acara “Data & AI Forum 2025: Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage”.

Acara Data & AI Forum 2025 diselenggarakan oleh Multipolar Technology di Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu-Jumat (6-8/8). Copilot, lanjut Jip Ivan, menggunakan teknologi Large Language Model (LLM) dari OpenAI yang terhubung dengan data pengguna sehingga rekomendasinya sangat relevan.

Sebagai contoh, Microsoft 365 Copilot membantu merangkum e-mail panjang, menyusun draft dokumen, atau menganalisis data Excel hanya dengan instruksi sederhana. Solusi ini juga mampu menganalisis tren data, merumuskan skenario, dan menyarankan aksi berdasarkan informasi yang sudah ada.

“Dengan begitu, proses bisnis perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih akurat, lebih produktif, dan lebih efisien,” ungkap Jip Ivan.

Ada juga Red Hat OpenShift, yaitu solusi aplikasi berbasis kontainer yang berperan meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini memungkinkan perusahaan membangun, mengelola, dan menjalankan aplikasi bisnis secara konsisten di berbagai infrastruktur, baik on-premise, private cloud, public cloud, maupun hybrid cloud. Selain itu, solusi ini juga dapat diskalakan sesuai kebutuhan.

Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, Yohan Gunawan menambahkan, seiring semakin banyaknya perusahaan mengadopsi arsitektur cloud-native, Red Hat OpenShift hadir untuk memfasilitasi transisi ke arsitektur microservices, sehingga inovasi aplikasi bisnis di era Agentic AI semakin lincah dan mulus sesuai tuntutan pasar tanpa mengabaikan dari sisi keamanan siber .

Sementara Veeam Kasten K10 adalah solusi backup data khusus untuk aplikasi berbasis kubernetes (kontainer). Didukung Veeam Data Cloud, solusi ini memberikan perlindungan data yang komprehensif, aman, dan otomatis. Baca Juga: Asisten AI, Aplikasi Artificial Intelligence Pertama dari Indonesia Mulai Diperkenalkan

“Solusi ini mampu melakukan backup dan restore data yang cepat, andal, dan konsisten, serta mendukung migrasi alur kerja AI dari lingkungan on-premise ke cloud atau sebaliknya,” katanya.

Veeam Kasten K10 memastikan kepatuhan terhadap UU PDP dengan menjamin keandalan (reliability) data melalui proses backup dan restore yang konsisten, aman, dan terdokumentasi dengan baik. Solusi ini cocok bagi perusahaan yang mengelola alur kerja AI dan data analytics-nya di kubernetes dengan tim DevOps yang menginginkan otomatisasi penuh terhadap data.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved