UE Serahkan Rp169 T ke Ukraina dari Uang Beku Rusia, Rusaknya Kepercayaan Sistem Keuangan Barat

Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:23 WIB
loading...
UE Serahkan Rp169 T...
Uni Eropa (UE) telah menyerahkan 9 miliar euro atau setara Rp169,9 triliun dalam bentuk pinjaman yang merupakan keuntungan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan hingga saat ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) telah menyerahkan9 miliar euro (USD10,5 miliar) atau setara Rp169,9 triliun (dengan kurs Rp18.882 per euro) dalam bentuk pinjaman yang merupakan keuntungan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan hingga saat ini. Hal ini berdasarkan data Komisi Eropa yang dirilis akhir ekan kemarin.

Rusia menyebutkan skema ini sebagai tindakan ilegal dan merusak kredibilitas sistem keuangan Barat. Seperti diketahui negara-negara Barat membekukan sekitar USD300 miliar aset Rusia setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022, di mana sekitar 200 miliar euro di antaranya dipegang oleh lembaga keuangan yang berbasis di Brussels, Euroclear.

Dana tersebut telah menghasilkan miliaran dolar dari bunga, dan Barat telah mengeksplorasi cara untuk menggunakan pendapatan tersebut untuk membiayai Ukraina. Sambil menahan diri dari aksi pencurian secara terang-terangan, G7 tahun lalu mendukung rencana untuk memberikan Kiev USD50 miliar dalam bentuk pinjaman yang akan dibayar kembali menggunakan keuntungan tersebut. Sedangkan Uni Eropa berjanji memberikan USD21 miliar.

Baca Juga: Aset Beku Rusia Digerogoti Negara Eropa, Terbaru Rp1,6 T Mengalir ke Ukraina

Dana tersebut datang sebagai pinjaman yang harus dibayar kembali dengan keuntungan dari aset Moskow yang dibekukan. Komisi Eropa mengumumkan pada hari Jumat, kemarin bahwa mereka telah mencairkan tranche ketujuh dari dana yang dijanjikan untuk Ukraina senilai 1 miliar euro, sehingga total sepanjang tahun ini menjadi 9 miliar euro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Berita Terkini
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved