Penadah Minyak Rusia Diancam AS, Apakah China Bernasib Sama dengan India

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:12 WIB
loading...
A A A
Penyuling India belum mengomentari secara publik, meskipun Bloomberg dan Reuters melaporkan pada hari Rabu bahwa India melanjutkan pembelian minyak Rusia setelah sempat jeda singkat. Lalu Indian Oil dan Bharat Petroleum minggu ini telah mengamankan pengiriman untuk bulan September dan Oktober.

India mengecam tarif Trump dengan menyebutkan sebagai kebijakan yang "tidak adil, tidak terjustified, dan tidak masuk akal,". Negara ini juga berulang kali berjanji untuk memprioritaskan keamanan energi di atas politik.

Dalam pertemuan antar pemerintahan pada tengah pekan kemarin, Wakil Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov mengonfirmasi bahwa Moskow terus memasok crude dan produk minyak ke India. Baca Juga: Minyak Mentah Rusia Mengalir Deras ke Negara BRICS

Sementara Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar, yang menjadi co-chair pembicaraan selama kunjungannya tiga hari ke Moskow, memuji hubungan bilateral dan mendesak perusahaan-perusahaan Rusia untuk memperdalam kerja sama dengan pengusaha India. Kedua belah pihak sepakat untuk mendiversifikasi keterlibatan ekonomi dan menegaskan tujuan untuk mencapai nilai perdagangan bilateral USD100 miliar pada tahun 2030.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Perjanjian Dagang...
Polemik Perjanjian Dagang RI–AS di Tengah Pembatalan Tarif Trump
Trump Berubah Lagi,...
Trump Berubah Lagi, Tiba-tiba Naikkan Tarif Global dari 10 Jadi 15%
Rekomendasi
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved