BRICS Dilanda Isu Skandal Korupsi Elite, Para Pemimpinnya Sembunyikan Miliaran Dolar di Bank Swiss

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:39 WIB
loading...
BRICS Dilanda Isu Skandal...
Dari kiri, Presiden Brasil Michel Temer, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, dan Perdana Menteri India Narendra Modi berpose untuk foto bersama selama KTT BRICS di Fujian, China. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Aliansi BRICS tengah disorot tajam. Alih-alih citra sebagai blok yang solid, sejumlah dugaan serius terkait korupsi dan kekayaan gelap para elite mencuat ke permukaan. Sebuah opini yang ditulis oleh Jitendra K. Tuli, Presiden Economic & Technical Consultants, membongkar dugaan adanya kekayaan yang tersimpan di bank-bank luar negeri khususnya di Swiss.

Dalam artikelnya di The Times of India, Tuli menyebut pemimpin dan pengusaha dari negara-negara BRICS tidak sebersih yang mereka klaim. Ia menyoroti adanya akumulasi kekayaan yang masif di tangan segelintir elite yang berkuasa dan berpengaruh di dalam aliansi tersebut.

"Para pemimpin dan orang-orang berpengaruh dari semua negara BRICS, termasuk Tiongkok, telah menyimpan miliaran dolar di bank-bank Swiss dan bank-bank luar negeri lainnya," ungkap Tuli, seperti dikutip dari Watcher Guru, Selasa (26/8).

Baca Juga: China Dorong Yuan Jadi Mata Uang Cadangan BRICS, India dan Brasil Pasang Rem

Tuli menegaskan, kekayaan tersebut telah mengalir dan tersimpan di luar negeri selama beberapa dekade. Hal ini kontras dengan kondisi di dalam negeri BRICS, di mana kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin mencapai tingkat yang sangat parah. Menurutnya, kesenjangan ini sepuluh kali lipat lebih lebar dibandingkan yang terjadi di Amerika Serikat dan negara-negara Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
Donald Trump Ancam BRICS...
Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved