Bak Lomba Siput, Erick Yakin Perlahan Tapi Pasti Ekonomi RI Ranking 5 di 2024

Jum'at, 11 September 2020 - 11:27 WIB
loading...
Bak Lomba Siput, Erick...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir optimis ekonomi Indonesia ke depan meningkat. Ibarat perlombaan siput, ekonomi Indonesia terus akan tumbuh secara perlahan sesuai dengan prediksi lembaga keuangan ekonomi dunia.

"Ibarat perlombaan siput semuanya melambat dan selambat-lambatnya kita akan bisa masuk ranking lima ekonomi dunia di 2024. Hal ini justru negara-negara yang memiliki populasi besar diuntungkan dan punya negara besar," ujar Erick dalam video virtual, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Jakarta Dibatasi PSBB, Ekonomi Indonesia Bisa Mandek )

Kata dia, sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF, World Bank, ADB dan OECD telah memprediksi ekonomi Indonesia di 2021 akan tumbuh pada 4,5% hingga 5%. Tentunya prediksi ini akan menjadi sentimen postif untuk ekonomi Indonesia. "OECD, IMF itu memprediksi ekonomi Indonesia itu mencapai 4,5%-5%. Hal-hal seperti ini yang membuat optimis," katanya.

Lebih lanjut, dia pun memastikan akan membangun infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi. Salah satunya adalah percepatan logistik dan juga penguatan digitilasasi. (Baca juga: Mendag Minta ke Anies PSBB DKI Tak Bikin Seret Arus Logistik )

"Khususnya ekonomi Indonesia kita akan percepatan logistik yang mana infrastruktur dan ada yang namanya digitilisasi, yang akan menguatkan dan mempercepat pembangunan Indonesia," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved