Digital Trust Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Teknologi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:05 WIB
loading...
Digital Trust Jadi Kunci...
Membangun digital trust bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kolaborasi dan kepatuhan. Dengan identitas digital yang sah dan diakui negara, masyarakat maupun industri dapat bertransaksi dengan lebih aman. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Peran digital trust semakin menonjol dalam mendorong pertumbuhan keuangan digital Indonesia. Hal ini tampak jelas dalam gelaran Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025, yang diinisiasi Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) baru-baru ini di Jakarta.

Forum strategis tersebut menekankan pada keamanan dan kepercayaan digital tidak hanya ditopang oleh regulasi dan teknologi, tetapi juga oleh penyedia layanan identitas digital tepercaya. Baca Juga: Industri Keuangan Digital Terus Tumbuh, Aftech Beberkan Tantangannya

Di tengah tantangan tersebut, perusahaan rintisan tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) mendapat sorotan penting. Privy memastikan otentikasi identitas digital dan keaslian dokumen elektronik berjalan aman, sah, dan tepercaya.

“Membangun digital trust bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kolaborasi dan kepatuhan. Dengan identitas digital yang sah dan diakui negara, masyarakat maupun industri dapat bertransaksi dengan lebih aman dan percaya diri,” ujar CEO Privy, Marshall Pribadi, Sabtu (23/8/2025).

Marshall yang juga Wakil Ketua Umum I AFTECH menambahkan, sertifikat elektronik dari Privy menghadirkan jaminan keamanan dan kenyamanan, khususnya bagi industri jasa keuangan yang mengandalkan kepercayaan sebagai fondasi utama.

“Identitas digital berbasis sertifikat elektronik dari PSrE seperti Privy menghadirkan jaminan keamanan sekaligus kenyamanan, khususnya bagi industri jasa keuangan,” imbuhnya.

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia semakin kuat, dengan nilai mencapai USD90 miliar pada 2024. Bank Indonesia mencatat transaksi QRIS Rp317 triliun hingga kuartal II 2025, meningkat 121% dibanding tahun lalu.

Angka ini menunjukkan semakin besarnya adopsi layanan digital, terutama di sektor UMKM. Namun agar pertumbuhan ini berkelanjutan, digital trust harus menjadi fondasi utama.

Tanpa kepercayaan pada identitas digital dan keaslian transaksi, inovasi keuangan berbasis teknologi tidak akan mampu mendorong ekonomi secara optimal. Sementara itu Deputi Komisioner Pengawas Bank Swasta OJK, Indarto Budiwitono mengingatkan, digitalisasi perbankan membawa tantangan serius pada aspek keamanan.

“Bank perlu mengembangkan strategi digital yang agile dan terukur, tidak hanya dalam aspek efisiensi saja, namun hal tersebut sebagai jawaban atas ekspektasi nasabah yang semakin kompleks,” ujarnya.

Menurut Indarto, era digitalisasi di satu sisi mampu mengubah layanan industri jasa keuangan menjadi lebih cepat dan efisien. Namun di sisi lain memberikan tantangan antara lain berupa tingginya potensi serangan Siber.

Untuk itulah diperlukan investasi berkelanjutan dalam keamanan siber, analitik data, cloud dan AI. Tujuannya adalah menjaga kepercayaan publik serta keberlangsungan bisnis bank.

Baca Juga: AFTECH dan MNC Life Gaungkan Sinergi Keuangan Digital dan Keamanan Layanan di IDBS 2025

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir menegaskan, IDBS 2025 bukan sekadar forum dialog, tetapi ajang merumuskan solusi konkret untuk kemajuan ekosistem digital Indonesia yang tepercaya.

“Tahun ini kami fokus pada tiga keluaran utama yakni penguatan ketahanan siber dan pencegahan scam berbasis intelijen bersama, desain produk keuangan yang benar-benar inklusif bagi UMKM dan masyarakat underserved, serta arsitektur kolaborasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pandu menambahkan, dengan demikian keuangan digital yang tepercaya akan berfungsi sebagai fondasi fundamental bagi pertumbuhan ekonomi yang aman, adil, dan berkelanjutan. Selain itu dapat mendorong realisasi target pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8%.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi,...
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi, Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved