Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:59 WIB
loading...
Sucor Asset Management...
Presiden Direktur Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Industri pasar modal Indonesia terus menunjukkan resiliensi dan daya tarik yang tinggi bagi investor domestik di tengah berbagai tantangan global. Dengan semakin meningkatnya kesadaran finansial dan penetrasi teknologi, partisipasi masyarakat dalam investasi reksa dana terus tumbuh secara positif. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, jumlah investor pasar modal Indonesia pada akhir Juli 2025 mencapai 17.465.848 Single Investor Identification (SID).

Perkembangan positif tersebut tidak terlepas dari kontribusi berbagai pelaku industri pasar modal, termasuk Sucor Asset Management (Sucor AM). Seiring dengan perjalanan 28 tahun mendampingi investor Indonesia, Sucor AM mencatatkan sejumlah pencapaian positif yang menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas akses dan literasi investasi bagi masyarakat.

Hingga Juli 2025, total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) Sucor AM mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 37.88% year-to-date (ytd), mencapai Rp32,36 triliun. Selain itu, jumlah SID yang bergabung dengan Sucor AM tumbuh sebesar 21,53% ytd.

"Pertumbuhan signifikan pada total dana kelolaan dan pertumbuhan SID mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap produk-produk reksa dana yang dikelola Sucor AM," ujar Presiden Direktur Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (27/8).

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Pasar Modal di Manado, MNC Sekuritas dan Sucor Asset Management Gelar Edukasi Reksa Dana di Universitas Klabat

Sucor AM saat ini menawarkan 42 produk reksa dana yang terdiri dari 31 reksa dana terbuka dan 11 reksa dana terproteksi, serta telah bekerja sama dengan 29 mitra distribusi, termasuk perbankan, fintech, dan sekuritas. Hal ini memperkuat posisi Sucor AM sebagai salah satu manajer investasi terdepan yang terus berinovasi dalam menjangkau lebih banyak investor di seluruh Indonesia.

Ke depan, Sucor AM menargetkan pertumbuhan AUM yang berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan produk defensif dan pertumbuhan. Perusahaan juga berfokus pada perluasan basis investor, baik ritel maupun institusi.

Strategi ekspansi akan dilanjutkan melalui penguatan kanal distribusi, baik melalui kemitraan dengan bank, platform fintech, maupun institusi keuangan lainnya. Sucor AM juga akan terus mendorong literasi dan inklusi keuangan melalui program-program internal seperti Sucor Stage atau bekerja sama dengan berbagai mitra distribusi dan regulator, serta berbagai inisiatif berbasis ESG.

Baca Juga:Gandeng Perbankan, Sucor AM Perluas Jaringan Distribusi

Sucor AM percaya bahwa inklusi keuangan yang lebih luas bisa dicapai melalui kolaborasi, inovasi, dan edukasi berkelanjutan. Momentum pertumbuhan ini akan menjadi dasar bagi langkah strategis perusahaan di tahun-tahun mendatang.

"Kami percaya bahwa pertumbuhan berkelanjutan tidak hanya soal angka, tapi juga soal menciptakan dampak. Dalam lima tahun ke depan, kami berkomitmen menjadi kekuatan pendorong inklusi keuangan di Indonesia melalui produk yang relevan, akses distribusi yang luas, dan perluasan literasi keuangan," pungkas Jemmy.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved