Perkuat UMKM, Pemprov Kalbar Terapkan Pengadaan Berbasis Digital

Selasa, 02 September 2025 - 20:15 WIB
loading...
Perkuat UMKM, Pemprov...
Pemprov Kalbar menunjukkan komitmen kuat dalam memberdayakan pelaku UMKM lokal melalui pengadaan barang dan jasa berbasis digital. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui pengadaan barang dan jasa berbasis digital. Inisiatif ini diperkuat melalui acara Temu Bisnis yang mempertemukan 40 UMKM terpilih dengan pejabat pemerintah daerah dari berbagai kabupaten/kota serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperluas akses pasar digital bagi pelaku usaha lokal dan mengedukasi semua pihak terkait proses pengadaan. Menurutnya, pemanfaatan produk lokal UMKM dalam belanja pemerintah sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Penyerapan anggaran diharapkan bisa ikut menunjang pertumbuhan UMKM di Kalimantan Barat," ujar Krisantus dalam keterangan tertulis, Selasa (2/9). Ia menambahkan, inovasi dan kreativitas serta kerja sama dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk membina dan membangun UMKM di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: UMKM Larantuka Tembus Pasar Global Berkat Semangat dan Digitalisasi

Selama periode 2024 hingga pertengahan 2025, Provinsi Kalimantan Barat mencatatkan nilai transaksi pengadaan daring tertinggi keempat secara nasional, dengan nilai lebih dari Rp255 miliar yang melibatkan lebih dari 2.000 penyedia lokal. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menjadikan Kalimantan Barat sebagai tolok ukur nasional dalam efisiensi dan inklusi ekonomi melalui pengadaan pemerintah.

Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Yulianto Prihandoyo, menjelaskan bahwa transformasi digital adalah solusi untuk memajukan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ia menyebutkan, istilah "Toko Daring" kini telah berubah menjadi "lokapasar" yang menjadi bagian dari Katalog Elektronik.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Susantosa, mengungkapkan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022, setiap belanja daerah maupun pusat harus mengalokasikan minimal 40 persen untuk membeli produk UMKM. "Berdasarkan rapor nasional hari ini, kita sudah mencapai 44 persen. Hal ini mengindikasikan situasi yang semakin membaik," kata Patria.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved