SPBU Swasta Lagi-lagi Kehabisan Stok BBM, ESDM Minta Beli ke Pertamina
Rabu, 03 September 2025 - 19:59 WIB
loading...
SPBU swasta kembali kehabisan stok BBM. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dari PT Pertamina. Langkah ini diambil menyusul laporan kelangkaan BBM di sejumlah daerah dalam beberapa pekan terakhir.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pemerintah sebelumnya telah menambah alokasi impor BBM untuk SPBU swasta hingga 10 persen. Namun, jika pasokan itu masih belum mencukupi kebutuhan, pembelian ke Pertamina menjadi opsi yang harus ditempuh.
"Spesifikasi BBM sudah diatur oleh Ditjen Migas. Syaratnya harus sesuai dengan ketentuan teknis yang telah diterbitkan. Pembahasan lebih detail akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Laode usai menghadiri rapat di Kompleks DPR RI, Rabu (3/9).
Baca Juga: Stok BBM di SPBU Shell Masih Kosong, Berikut Info Soal Ketersediaannya
Sebagai tindak lanjut, ESDM berencana memanggil operator SPBU swasta awal pekan depan. Pertemuan ini bertujuan untuk menyinkronkan pola pengadaan BBM di dalam negeri agar pasokan tetap terjaga. “Sinkronisasi itu untuk mengoptimalkan apa yang kita miliki di dalam negeri, yaitu produksi BUMN, dalam hal ini PT Pertamina,” ujarnya.
Laode menambahkan, peningkatan permintaan BBM dengan kualitas lebih tinggi, khususnya dengan Research Octane Number (RON) di atas 90, menjadi salah satu faktor yang memicu ketatnya pasokan.
Baca Juga: BBM Langka di SPBU Swasta, Begini Kata Menteri Bahlil
Menurutnya, tren ini menunjukkan bahwa masyarakat kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada BBM bersubsidi. "Seperti yang disampaikan Pak Wakil Menteri, ada pergeseran konsumsi. Masyarakat kita mulai banyak yang beralih ke BBM dengan RON lebih tinggi," katanya.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pemerintah sebelumnya telah menambah alokasi impor BBM untuk SPBU swasta hingga 10 persen. Namun, jika pasokan itu masih belum mencukupi kebutuhan, pembelian ke Pertamina menjadi opsi yang harus ditempuh.
"Spesifikasi BBM sudah diatur oleh Ditjen Migas. Syaratnya harus sesuai dengan ketentuan teknis yang telah diterbitkan. Pembahasan lebih detail akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Laode usai menghadiri rapat di Kompleks DPR RI, Rabu (3/9).
Baca Juga: Stok BBM di SPBU Shell Masih Kosong, Berikut Info Soal Ketersediaannya
Sebagai tindak lanjut, ESDM berencana memanggil operator SPBU swasta awal pekan depan. Pertemuan ini bertujuan untuk menyinkronkan pola pengadaan BBM di dalam negeri agar pasokan tetap terjaga. “Sinkronisasi itu untuk mengoptimalkan apa yang kita miliki di dalam negeri, yaitu produksi BUMN, dalam hal ini PT Pertamina,” ujarnya.
Laode menambahkan, peningkatan permintaan BBM dengan kualitas lebih tinggi, khususnya dengan Research Octane Number (RON) di atas 90, menjadi salah satu faktor yang memicu ketatnya pasokan.
Baca Juga: BBM Langka di SPBU Swasta, Begini Kata Menteri Bahlil
Menurutnya, tren ini menunjukkan bahwa masyarakat kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada BBM bersubsidi. "Seperti yang disampaikan Pak Wakil Menteri, ada pergeseran konsumsi. Masyarakat kita mulai banyak yang beralih ke BBM dengan RON lebih tinggi," katanya.
(nng)
Lihat Juga :