Menkeu Purbaya Didorong Perkuat Insentif Industri dan Reformasi Pajak

Selasa, 09 September 2025 - 11:21 WIB
loading...
Menkeu Purbaya Didorong...
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Saleh Husin. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera melakukan reformasi sistem perpajakan dan kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada dunia usaha. Desakan ini muncul seiring dinamika politik nasional yang ditandai dengan reshuffle kabinet oleh Presiden.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Saleh Husin mengatakan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, yang terpenting bagi kalangan industri adalah konsistensi arah kebijakan fiskal agar pelaku usaha tidak terjebak dalam ketidakpastian.

"Kami memandang pergantian Menkeu sebagai bagian dari dinamika politik. Yang penting, transisi ini tidak menimbulkan ketidakpastian berlebihan terhadap dunia usaha," kata Saleh dalam pernyataannya, Selasa (9/9).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Janji Bakal Bikin Warga RI Sibuk Makan Enak Dibandingkan Demo

Menurut Saleh penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa membawa harapan baru bagi pelaku industri. Ia optimistis koordinasi antara kebijakan fiskal dan sektor riil akan semakin kuat, sehingga dapat menjaga stabilitas makro sekaligus memperluas ruang pertumbuhan industri serta penciptaan lapangan kerja.

Dia menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang pro pertumbuhan, khususnya melalui insentif bagi industri pengolahan. Bentuknya dapat berupa keringanan pajak, pembiayaan yang lebih terjangkau, maupun stimulus investasi. Selain itu, harmonisasi tarif dan bea masuk juga dianggap krusial untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Saleh menambahkan, reformasi struktural di bidang perpajakan menjadi pekerjaan rumah utama. Sistem perpajakan, katanya, harus dibuat lebih adil, sederhana, dan mampu mendorong kepatuhan sukarela. Sementara dari sisi pengeluaran negara, pemerintah perlu memperkuat belanja produktif, terutama untuk infrastruktur, pendidikan vokasi, dan riset industri. "Pengelolaan APBN juga perlu reformasi birokrasi agar kebijakan lebih responsif terhadap kebutuhan dunia usaha," ujarnya.

Baca Juga: Percepat Hilirisasi Gas Bumi, Saleh Husin Soroti Tantangan Dunia Usaha

Selain perbaikan kebijakan, Saleh menilai pola komunikasi Menkeu dengan dunia usaha harus diperkuat. Ia mengusulkan agar forum dialog rutin antara Kementerian Keuangan dengan asosiasi pelaku industri, termasuk Kadin dan Apindo, dilakukan secara terbuka dan berbasis data.

"Dengan komunikasi yang baik, setiap kebijakan fiskal bisa lebih tepat sasaran, mengurangi potensi distorsi, serta meningkatkan kepercayaan pelaku industri," kata mantan Menteri Perindustrian itu.

Kadin berharap reformasi yang dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan menkeu yang baru dapat menciptakan ekosistem usaha yang sehat, mendorong investasi, dan mempercepat industrialisasi sebagai penggerak utama perekonomian nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved