Pertamina Patra Niaga-Princeton Digital Group Jalin Kemitraan Strategis Pemanfaatan HVO

Selasa, 09 September 2025 - 20:40 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga-Princeton...
Pertamina Patra Niaga menjalin kemitraan strategis dengan Princeton Digital Group (PDG), penyedia data center di Asia Pasifik, untuk pemanfaatan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menyediakan produk Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) sebagai komitmen mendukung program pemerintah mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Dalam implementasi komitmen ini, Pertamina Patra Niaga menjalin kemitraan strategis dengan Princeton Digital Group (PDG), penyedia data center di Asia Pasifik, untuk pemanfaatan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau Pertamina Renewable Diesel untuk bahan bakar diesel dalam operasional data center di Indonesia.

Princeton Digital Group merupakan perusahaan data center yang berkedudukan di Indonesia memiliki kantor pusat di Singapura dengan wilayah operasi Indonesia, China, Malaysia, Jepang dan India. Kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis kedua perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi, sejalan dengan target Indonesia mencapai net zero emission pada tahun 2060.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kerahkan 12 Mobil Tangki Tambahan, Amankan Distribusi BBM di Labuan Bajo

Implementasi HVO di sektor data center menandai komitmen bersama untuk mengurangi emisi karbon melalui pemanfaatan energi bersih yang lebih ramah lingkungan yang dituangkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara PT Pertamina Patra Niaga PT Princeton Digital Group Data Centres di Jakarta, hari ini.

HVO merupakan bahan bakar nabati terbarukan yang dapat dapat diolah dari 100% minyak nabati / lemak hewani/minyak jelantah (used cooking oil). Saat ini, HVO Pertamina Patra Niaga diproduksi di Green Refinery di Kilang RU IV Cilacap dan menggunakan bahan baku 100% sumber daya terbarukan yang memiliki potensi mereduksi life cycle greenhouse gas emissions hingga 70%.

Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menyampaikan bahwa kemitraan ini mencerminkan peran Pertamina Patra Niaga sebagai energy solution provider dan mitra utama dalam transisi energi sektor industri.

"Melalui layanan Pertamina One Solution, kami tidak hanya menyediakan bahan bakar yang lebih bersih, tetapi juga menghadirkan dukungan logistik dan infrastruktur yang efisien. Hal ini memastikan operasional mitra bisnis, termasuk PDG, dapat berjalan secara optimal sekaligus berkelanjutan,” ujar Alimuddin dalam keterangan pers, Selasa (9/9/2025).

Ia menambahkan, kerja sama strategis dengan PDG juga memiliki dampak yang lebih luas. “Selain mendorong dekarbonisasi, kami ingin agar kemitraan ini menjadi standar baru dalam pemanfaatan energi bersih di sektor data center. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group dalam memperkuat implementasi ESG serta mendukung kepatuhan terhadap regulasi lingkungan nasional,” jelasnya.

"Kemitraan kami dengan Pertamina Patra Niaga mencerminkan komitmen PDG terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan di kawasan Asia Pasifik," kata Varoon Raghavan, Chief Operating Officer dan Co-founder PDG.

Varoon menambahkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, PDG hadir mendukung transformasi ini melalui pusat data yang dibangun untuk skala besar dan keberlanjutan. “Implementasi HVO di Indonesia menjadi langkah penting dalam strategi kami untuk menurunkan emisi Scope 1 dan mempercepat transisi energi, sekaligus menetapkan standar baru bagi infrastruktur digital yang ramah lingkungan di kawasan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Transisi Energi Melalui Pengembangan SAF

Pertamina Patra Niaga terus berinovasi menghadirkan produk energi rendah emisi, termasuk HVO, untuk mendukung berbagai sektor industri dalam perjalanan transisi energi. Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga dan PDG menunjukkan bahwa sinergi antara penyedia energi dan industri pengguna dapat mempercepat pencapaian target dekarbonisasi nasional sekaligus memperkuat daya saing bisnis secara berkelanjutan. Selain di sektor data center, Pertamina Patra Niaga juga menjalin kerja sama penggunaan HVO dengan beberapa konsumen di sektor pertambangan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Melalui Hybrid Truck...
Melalui Hybrid Truck hingga EV, MHU Pangkas Emisi hingga 41%
Pupuk Indonesia Perkuat...
Pupuk Indonesia Perkuat Pasokan dan Kembangkan Energi Rendah Karbon
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Resmikan Armada Bertenaga...
Resmikan Armada Bertenaga Listrik, JICT: Dorong Produktivitas dan Kurangi Emisi
Rekomendasi
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved