Pupuk Indonesia Perkuat Pasokan dan Kembangkan Energi Rendah Karbon

Kamis, 16 April 2026 - 21:28 WIB
loading...
Pupuk Indonesia Perkuat...
Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat ketahanan produksi di tengah dinamika geopolitik global sekaligus mendorong percepatan transisi menuju industri rendah karbon. Langkah ini dilakukan dengan menjaga stabilitas pasokan domestik dan mengembangkan portofolio energi bersih secara bertahap.

"Transformasi menuju ekonomi rendah karbon itu bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keniscayaan. Karena itu, industri harus tetap berjalan, namun di saat yang sama target-target iklim juga harus tetap dicapai," ujar Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira, seperti dikutip, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Amran Jamin Stok Pupuk Aman hingga 2026, Alokasi Capai 9,5 Juta Ton

Dia menegaskan keseimbangan antara operasional industri dan komitmen terhadap pengurangan emisi menjadi fokus utama di tengah ketidakpastian global, termasuk potensi gangguan rantai pasok energi.

Dari sisi operasional, perusahaan mengandalkan kemandirian bahan baku sebagai fondasi utama. Ketersediaan gas alam domestik dinilai mampu menjaga stabilitas produksi pupuk nasional, bahkan ketika terjadi gangguan pasokan global.



Ia mencontohkan, potensi gangguan distribusi di Selat Hormuz yang dapat memengaruhi sekitar 30 persen pasokan urea dunia tidak berdampak signifikan terhadap Indonesia. Hal ini karena kapasitas produksi dalam negeri dan pasokan bahan baku yang relatif terjaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Melalui Hybrid Truck...
Melalui Hybrid Truck hingga EV, MHU Pangkas Emisi hingga 41%
Hashim Beberkan Potensi...
Hashim Beberkan Potensi Kapasitas Penyimpanan Karbon di Indonesia
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Resmikan Armada Bertenaga...
Resmikan Armada Bertenaga Listrik, JICT: Dorong Produktivitas dan Kurangi Emisi
Rekomendasi
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved