Beda Arah, Harga Emas Antam Terjun Bebas saat Emas Global Cetak Rekor

Rabu, 10 September 2025 - 10:04 WIB
loading...
Beda Arah, Harga Emas...
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan sebesar Rp12.000 per gram pada Rabu (10/9). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan sebesar Rp12.000 per gram pada Rabu (10/9). Kondisi ini kontras dengan pergerakan harga emas dunia yang justru mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa.

Berdasarkan data dari situs resmi logam mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.074.000 per gram. Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) juga mengalami koreksi serupa, turun Rp12.000 menjadi Rp1.921.000 per gram.

Penurunan harga emas domestik ini menjadi fenomena unik karena terjadi di tengah kenaikan harga emas global. Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di level USD3.636,6 per troy ons, naik tipis 0,02 persen dari hari sebelumnya. Kenaikan yang terbilang kecil ini sudah cukup untuk membawa emas global kembali mencetak rekor dan memperpanjang penguatan selama tiga hari berturut-turut.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,06 Juta, Tetap Termahal Sepanjang Masa

Pemicu utama kenaikan harga emas global adalah perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS). Biro Statistik Tenaga Kerja AS memperkirakan data penciptaan lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) pada kuartal pertama tahun ini kemungkinan akan direvisi lebih rendah dari angka yang dilaporkan sebelumnya. Proyeksi ini memicu optimisme di kalangan investor dan mendorong permintaan terhadap aset aman seperti emas.

Perbedaan pergerakan harga antara emas domestik dan global ini kemungkinan disebabkan oleh faktor internal perusahaan, seperti penyesuaian harga harian atau strategi perdagangan untuk menjaga stabilitas pasar di dalam negeri.

Harga emas yang tercantum di atas berlaku untuk transaksi di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Pembelian emas batangan juga tunduk pada peraturan pemerintah, yaitu dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen.

Bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pajak yang dikenakan dapat dipotong lebih rendah, yakni menjadi 0,45 persen. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menyertakan NPWP saat melakukan transaksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Sentuh Rp2,805 Juta per Gram
Harga Emas UBS dan Galeri24...
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Naik, Tembus Rp3,19 Juta per Gram
Rekomendasi
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved