APEC 2025: Momentum Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik

Rabu, 10 September 2025 - 11:10 WIB
loading...
APEC 2025: Momentum...
Pemandangan kota Gyeongju yang kini terus berbenah menyambut penyenggaraan APEC 2025 yang akan berlangsung pada 31 Oktober – 1 November 2025. FOTO/Istimewa
A A A
JAKARTA - Forum kerjasama ekonomi regional Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2025 yang akan berjalan pada 31 Oktober – 1 November 2025 ini merupakan momentum penting bagi dunia, terutama Asia Pasifik, untuk memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan. Korea Selatan (Korsel) sebagai tuan rumah akan menampilkan inovasi, budaya, dan perannya sebagai jembatan bagi negara-negara anggota APEC, termasuk Indonesia.

Publik Indonesia perlu menyampaikan suaranya agar agenda Pemerintah RI juga mendapat pertimbangan dan juga masukan dari khalayak. Karena itu, Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) bersama The Strategy mengadakan lomba Instagram (IG) Reels bertema ‘’APEC 2025: Ekspresikan Harapan dan Kreativitasmu’’ yang berlangsung pada 8 September hingga 13 Oktober 2025. Kompetisi ini hadir sebagai wadah kreatif bagi masyarakat Indonesia untuk mengekspresikan harapan mereka untuk APEC 2025 di Gyeongju, Korsel.

"Melalui lomba ini, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal APEC 2025, serta hubungan erat antara Indonesia dan Korsel. Masyarakat dapat menyampaikan pesan tentang arti penting APEC, semangat kerja sama, dan peluang yang dapat diambil oleh Indonesia," ujar CEO dan Co-Founder ISDS, Dwi Sasongko.

Baca Juga: Kota Gyeongju di Korea Selatan Korsel Siap Sambut KTT APEC 2025

Ada tiga hal utama yang menjadi fokus kampanye lomba ini. Pertama, bagaimana Korsel sebagai tuan rumah menunjukkan energi, inovasi, dan kekayaan budaya. Kedua, bagaimana berbagai agenda APEC relevan dengan isu global dan kepentingan bangsa Indonesia, mulai dari ekonomi digital hingga pembangunan yang keberlanjutan. Ketiga, menyoroti hubungan strategis Indonesia-Korsel yang semakin erat.

Seperti dikutip dari laman Kementerian Perdagangan RI, keterlibatan Indonesia dalam APEC sangat penting karena APEC mewakili 40% populasi dunia (2,8 miliar jiwa dari 7 miliar jiwa), 44% nilai total perdagangan dunia (USD 17 triliun dari USD 37 triliun) dan 55% GDP dunia (USD 32 triliun dari USD 58 triliun).

APEC merupakan pasar utama Indonesia karena 9 dari 10 mitra dagang terbesar Indonesia adalah anggota APEC. Tahun 2014 total ekspor Indonesia ke APEC sebesar USD 145 miliar sedangkan total ekspor Indonesia ke dunia sebesar 176 miliar (82% ekspor Indonesia adalah ke APEC), sedangkan impor Indonesia dari APEC sebesar USD 151 miliar dibanding dengan impor Indonesia dari dunia sebesar USD 178 miliar (84% impor Indonesia dari anggota APEC).

Pertemuan Trump-Xi Jinping

Diselenggarakan dengan tema “Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan: Terhubung, Berinovasi, dan Sejahtera,” para pemimpin dunia akan berkumpul untuk menjajaki peluang kerja sama dalam mengatasi tantangan global pengembangan artificial intelligence (AI) dan pergeseran tren demografi di forum KTT APEC 2025.

Dalam KTT APEC ini, Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang negaranya akan menjadi tuan rumah KTT pada tahun 2026 diperkirakan akan hadir di Gyeongju. Adapun, Gyeongju, ibu kota kuno Kerajaan Silla selama hampir seribu tahun (57 SM – 935 M), merupakan salah satu pilar sejarah dan budaya tradisional Korsel. Kota ini memiliki beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO, termasuk Gua Seokguram dan Kuil Bulguksa. Terletak di dekat pusat manufaktur maju Korea, termasuk industri perkapalan, baja, dan tenaga nuklir, Gyeongju telah berkembang menjadi kota dinamis tempat masa lalu, masa kini, dan masa depan bertemu.

Baca Juga: Di APEC CEO Summit, Prabowo Tegaskan Bakal Lindungi Semua Investasi

Kompleks Turis Bomun yang terletak di Kota Gyeongju direnovasi besar-besaran untuk menyambut digelarnya KTT APEC. Patung tiga dimensi setinggi 16 meter akan dibangun dengan inspirasi bentuk telur yang menyimbolkan kerajaan Silla. Video terkait APEC akan disiarkan ke arah patung tersebut. Yukbuchon akan disulap menjadi ruang seni media dengan bentuknya yang berupa gedung tradisional Korea.

Pada akhir Juli lalu, Perdana Menteri Kim Min-seok menyatakan bahwa ia akan meninjau secara cermat seluruh aspek, termasuk infrastruktur, konten budaya, dan layanan. Ia juga mengatakan akan menetapkan indikator kinerja yang jelas untuk memastikan keberhasilan penyelenggaraan KTT.

Panitia Penyelenggara APEC juga menunjuk penyanyi K-pop G-Dragon sebagai duta promosi untuk KTT APEC 2025. Panitia menjelaskan, "Sebagai simbol kreativitas dan inovasi, G-Dragon adalah sosok paling tepat untuk menyampaikan nilai-nilai konektivitas dan keberlanjutan yang ingin dipromosikan APEC kepada masyarakat di dalam dan luar Korea,” seperti dilaporkan oleh Indonesian.korea.net. Mulai dari upacara pengangkatan, G-Dragon akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan APEC, termasuk tampil dalam konten promosi dan menghadiri acara-acara resmi.

APEC 2025 merupakan momentum penting bagi dunia, terutama Asia Pasifik, untuk memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan. Korea Selatan sebagai tuan rumah akan menampilkan inovasi, budaya, dan perannya sebagai jembatan bagi negara-negara anggota APEC, termasuk Indonesia.

KTT ini juga akan menampilkan acara lain, termasuk CEO Summit yang akan mempertemukan tokoh-tokoh ekonomi terkemuka untuk membahas masa depan ekonomi, industri, dan teknologi. Acara-acara ini akan menjadi kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan para pemimpin dunia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved