Cerita Kintakun dan Alamme Terapkan ESG demi Bisnis Berkelanjutan

Rabu, 10 September 2025 - 19:19 WIB
loading...
Cerita Kintakun dan...
ESG kini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis di seluruh dunia. Tidak hanya untuk perusahaan skala besar, namun juga bagi UMKM di Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BANDUNG - Environmental, social, dan governance ( ESG ) kini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis di seluruh dunia. Tidak hanya untuk perusahaan skala besar, namun juga bagi UMKM di Indonesia.

Urgensi ini semakin terasa karena UMKM menyumbang lebih dari 60% PDB nasional dan menyerap hingga 97% tenaga kerja. Dengan demikian, penerapan ESG di UMKM akan memberikan dampak signifikan, bukan hanya meningkatkan daya saing tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan bangsa.

Kintakun: Dari Inovasi Produk ke Tata Kelola Berkelanjutan
Berawal dari produksi sprei pada 2005, Kintakun, brand perlengkapan kamar tidur asal Bandung, berhasil berkembang menjadi salah satu pemain besar di industri tekstil rumah tangga. Produk-produk inovatifnya, mulai dari sprei, bedcover, hingga perlengkapan bayi, mendapat sambutan positif masyarakat. Baca juga: Memperluas Bisnis UMKM lewat Sertifikasi Halal

Popularitas Kintakun semakin meningkat lewat kampanye kreatif. Termasuk menghadirkan aktor Korea Ji Chang Wook sebagai brand ambassador pada 2022 dan kolaborasi dengan berbagai brand IP global maupun lokal BT21, One Piece x Tahilalats, Somethinc, dan Tom & Jerry.

Kesadaran akan pentingnya keberlanjutan tumbuh seiring perjalanan bisnis. Pada 2022, Kintakun mengikuti asesmen ESG yang mendorong perusahaan mulai membenahi tata kelola, menyusun SOP baru, serta menerapkan standar keselamatan kerja (K3) dan sistem whistleblower.

Dari hasil asesmen, Kintakun juga mendapat sejumlah rekomendasi. Mulai dari meningkatkan efisiensi energi di area produksi, memperkuat pengelolaan limbah tekstil, serta memperluas keterlibatan sosial di rantai pasok. Dalam tiga tahun, rekomendasi tersebut dijalankan secara bertahap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Usia ke-53 Tahun, Jasindo...
Usia ke-53 Tahun, Jasindo Perkuat Fondasi Bisnis Berkelanjutan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved