Pasar Keamanan Digital Indonesia Berpotensi Capai Rp22 Triliun di 2025

Rabu, 10 September 2025 - 22:12 WIB
loading...
Pasar Keamanan Digital...
PT Nawakara Perkasa Nusantara memperkenalkan Ekosistem Keamanan Terintegrasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pasar keamanan digital di Indonesia diproyeksikan akan mencapai USD1,35 miliar atau setara Rp22 triliun pada 2025. Proyeksi ini mencerminkan peningkatan investasi signifikan di sektor keamanan modern yang kini menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan, seiring dengan kompleksitas ancaman yang kian meningkat.

Proyeksi tersebut didasarkan pada riset Mordor Intelligence, yang juga memperkirakan pasar access control akan melonjak hingga USD720 juta pada 2033. Angka-angka ini menunjukkan bahwa investasi pada sistem keamanan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah strategi penting untuk menjamin keberlanjutan bisnis.

Di tengah pesatnya pertumbuhan ini, PT Nawakara Perkasa Nusantara, sebuah perusahaan Badan Usaha Jasa Keamanan (BUJP), memperkenalkan Ekosistem Keamanan Terintegrasi. Inovasi ini dirancang untuk mengubah paradigma keamanan konvensional menjadi sebuah sistem pertahanan yang proaktif, prediktif, dan berbasis data.

"Di era di mana ancaman tidak lagi terlihat secara kasat mata, mengandalkan penjagaan konvensional saja tidak cukup. Kita harus selangkah lebih di depan," ujar Deputy CEO & Transformation PT Nawakara Perkasa Nusantara, Satria Djaya Najamuddin dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9).

Baca Juga: Nawakara Dorong Penguatan Sistem Keamanan Terintegrasi di Kawasan Manufaktur

Ia menjelaskan ekosistem ini merupakan otak dan sistem saraf digital yang mengoordinasikan seluruh aspek keamanan. Dengan demikian, klien dapat fokus pada pertumbuhan bisnis mereka tanpa harus khawatir akan potensi gangguan.

Pusat dari ekosistem ini adalah Nawakara Intelligent Command Center (NICC), sebuah pusat kendali terpadu yang beroperasi 24/7. NICC berfungsi sebagai penghubung yang mengintegrasikan seluruh sistem keamanan elektronik, seperti CCTV, access control, dan deteksi penyusup, dengan unit personel di lapangan. Kemampuannya mengolah data secara waktu nyata (real-time) memungkinkan tim untuk menganalisis risiko dan merespons potensi insiden sebelum terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
OJK Tindak 233 Pelaku...
OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar
Respons Positif Pasar,...
Respons Positif Pasar, Sustainability Bond bank bjb Tahap II Sukses Besar
Cara Menabung Digital...
Cara Menabung Digital dengan Aman di Tengah Maraknya Phishing dan Risiko Keamanan Finansial
Terima Laporan Harga...
Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran
Perkuat Keamanan Digital...
Perkuat Keamanan Digital di Era Cloud dan AI, BDO di Indonesia Tekankan Pentingnya Ketahanan Siber
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved