Nawakara Dorong Penguatan Sistem Keamanan Terintegrasi di Kawasan Manufaktur

Senin, 14 Juli 2025 - 19:28 WIB
loading...
Nawakara Dorong Penguatan...
Nawakara mendorong pelaku industri untuk mengevaluasi kembali sistem pengamanan mereka secara holistik. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kawasan industri dan manufaktur kerap dipenuhi aktivitas produksi yang padat, namun masih menyisakan sejumlah titik rawan yang luput dari pengawasan. Area gudang, lorong servis, hingga jalur logistik seringkali menjadi blind spot yang berpotensi menimbulkan insiden jika tak diawasi secara menyeluruh.

Menyikapi kondisi tersebut, penyedia solusi keamanan terintegrasi PT Nawakara Perkasa Nusantara mendorong pelaku industri untuk mengevaluasi kembali sistem pengamanan mereka secara holistik. Menurut perusahaan, tantangan keamanan saat ini tidak lagi sebatas jumlah personel atau pemasangan CCTV, melainkan pada efektivitas integrasi antar sistem dan kemampuan deteksi dini risiko.

"Pertanyaannya bukan seberapa banyak kamera atau satpam yang dimiliki, tapi apakah semua sistem itu terhubung dan mampu memberi peringatan sebelum risiko berkembang menjadi insiden," ujar Deputy CEO and Transformation Nawakara, Satria Djaya Najamuddin, Senin (14/7).

Baca Juga: Lindungi Aset Bisnis, Nawakara Tawarkan Sistem ISS Berbasis Risiko

Beberapa insiden dalam dua tahun terakhir menjadi bukti lemahnya sistem keamanan reaktif di kawasan manufaktur. Pada 2024, kasus pencurian sepeda motor oleh karyawan terjadi di area parkir internal pabrik garmen di Lamongan. Tahun berikutnya, seorang buruh tewas terseret mesin di Lampung akibat absennya sistem pengamanan aktif di zona kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Nadiem Makarim Serahkan...
Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding setelah Divonis 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved