Social Entrepreneurs Asal Indonesia Terpilih Maju di Program YSE
Jum'at, 11 September 2020 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
Selama enam bulan ke depan, mereka akan dibimbing oleh konsultan bisnis terkemuka dari McKinsey & Company dan Temasek International, untuk membentuk semangat berwirausaha yang relevan dengan sektor mereka. Lebih jauh lagi, tim yang terpilih akan memiliki kesempatan untuk mengasah ketajaman bisnis, melebarkan perspektif budaya, dan memanfaatkan jaringan alumni YSE global yang terdiri dari lebih 1,200 anggota.
Pada Maret 2021, semua tim akan berkumpul kembali di acara YSE Pitching for Change, di mana mereka akan mempresentasikan rencana bisnis yang telah disempurnakan kepada panel juri untuk mendapatkan kesempatan pendanaan awal senilai hingga USD20,000.
"Di SIF, kami percaya kepada semangat untuk menyatukan orang-orang dari budaya yang berbeda demi saling memberikan inspirasi ide dan aksi untuk kebaikan. Meskipun kami tidak dapat membawa peserta YSE secara fisik ke Singapura tahun ini, wadah digital menawarkan peluang baru untuk menumbuhkan energi, semangat inovatif, dan hasrat dari pemuda pembawa perubahan yang didorong oleh rasa tujuan sosial yang kuat," ujar Ketua SIF, Duta Besar Ong Keng Yong,
"Di masa tantangan ekonomi, iklim, dan tantangan kesehatan global, hal-hal tersebut bahkan menjadi lebih penting bagi kita untuk mempercepat laju inovasi sosial," sambungnya.
Para peserta diberi dukungan oleh Workshop dan tengah menantikan perjalanan YSE mereka. "Ini merupakan pengalaman yang membuka mata dan kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari program YSE. Sangat menyenangkan untuk saling terhubung dengan individu yang sepemikiran dari seluruh dunia yang sama-sama ingin mengukir perjalanan menuju perubahan sosial," ungkap Co-Founder Heirloom, Rahul Milan Paleja dari Singapura.
Lebih lanjut Rahul mengaku, menantikan untuk dapat bekerja dengan mentor dalam beberapa bulan mendatang untuk mempelajari bagaimana dapat membawa ide wirausaha sosial ke tingkat berikutnya
Pada Maret 2021, semua tim akan berkumpul kembali di acara YSE Pitching for Change, di mana mereka akan mempresentasikan rencana bisnis yang telah disempurnakan kepada panel juri untuk mendapatkan kesempatan pendanaan awal senilai hingga USD20,000.
"Di SIF, kami percaya kepada semangat untuk menyatukan orang-orang dari budaya yang berbeda demi saling memberikan inspirasi ide dan aksi untuk kebaikan. Meskipun kami tidak dapat membawa peserta YSE secara fisik ke Singapura tahun ini, wadah digital menawarkan peluang baru untuk menumbuhkan energi, semangat inovatif, dan hasrat dari pemuda pembawa perubahan yang didorong oleh rasa tujuan sosial yang kuat," ujar Ketua SIF, Duta Besar Ong Keng Yong,
"Di masa tantangan ekonomi, iklim, dan tantangan kesehatan global, hal-hal tersebut bahkan menjadi lebih penting bagi kita untuk mempercepat laju inovasi sosial," sambungnya.
Para peserta diberi dukungan oleh Workshop dan tengah menantikan perjalanan YSE mereka. "Ini merupakan pengalaman yang membuka mata dan kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari program YSE. Sangat menyenangkan untuk saling terhubung dengan individu yang sepemikiran dari seluruh dunia yang sama-sama ingin mengukir perjalanan menuju perubahan sosial," ungkap Co-Founder Heirloom, Rahul Milan Paleja dari Singapura.
Lebih lanjut Rahul mengaku, menantikan untuk dapat bekerja dengan mentor dalam beberapa bulan mendatang untuk mempelajari bagaimana dapat membawa ide wirausaha sosial ke tingkat berikutnya
Lihat Juga :