Konferensi Pers APBN Kita Kembali Ditunda, Ada Apa?

Rabu, 17 September 2025 - 16:00 WIB
loading...
Konferensi Pers APBN...
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menunda jadwal pelaksanaan konferensi pers rutin APBN Kita. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menunda jadwal pelaksanaan konferensi pers rutin APBN Kita . Semula agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Rabu (17/9/2025) pukul 15.30 WIB di Aula Mezanin, Gedung Djuanda I, namun diputuskan diundur menjadi Senin (22/9) pukul 14.00 WIB di tempat yang sama.

Informasi penundaan ini disampaikan oleh Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan melalui undangan resmi kepada media. “Demikian disampaikan atas perhatian dan kerja sama rekan-rekan media. Kami ucapkan terima kasih. Salam hormat, Biro KLI,” bunyi pengumuman tersebut, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga: Stimulus 8+4+5 Berpeluang Menjaga Konsumsi, tapi Ada Risikonya

Penundaan konferensi pers APBN Kita bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, di era Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, agenda serupa juga beberapa kali diundur dengan alasan menyesuaikan jadwal pimpinan.

Kini, di bawah kepemimpinan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa , pola serupa kembali berulang. Konferensi pers APBN Kita biasanya menjadi forum bagi Kemenkeu untuk menyampaikan perkembangan kinerja APBN, realisasi pendapatan dan belanja negara, serta kondisi terkini fiskal dan perekonomian nasional.

Baca Juga: Penempatan Dana Rp200 Triliun Melanggar Konstitusi dan 3 UU, Didik J Rachbini: Tak Bisa Semau Gue

Dengan penundaan ini, publik dan media perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan update resmi mengenai kondisi fiskal terbaru. Di sisi lain, penundaan pengumuman APBN KiTa edisi September ini disinyalir karena adanya perubahan kabinet di pemerintah Prabowo Subianto.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Rekomendasi
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved